Dark/Light Mode

Jelang Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, Susu Ikan Jadi Perdebatan

Ali Khomsan: Susu Ikan Tidak Setara Susu Sapi

Jumat, 20 September 2024 07:50 WIB
Ali Khomsan, Guru Besar Pangan Dan Gizi IPB. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Ali Khomsan, Guru Besar Pangan Dan Gizi IPB. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Ada opsi penggunaan susu ikan dalam pemberian makan bergizi gratis. Bagaimana pandangan Anda?

Susu ikan tidak setara dengan susu sapi.

Tolong jelaskan...

Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Ikan Kita Melimpah, Mari Dimanfaatkan

Susu ikan terbuat dari hidrolisat protein ikan, maka yang diton­jolkan proteinnya. Dalam makan bergizi gratis, lauk pauk juga merupakan sumber protein. Sama-sama protein.

Bagaimana dengan susu sapi?

Dalam susu sapi, yang ditonjolkan adalah kalsiumnya (bukan protein), yang juga dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan, untuk kesehatan tulang.

Baca juga : IKN Strategi Jitu Pemerataan Pembangunan

Menurut mantan Menteri Kesehatan Nila Moeloek, lebih baik anak-anak diberikan ikan ketimbang susu ikan. Bagaimana pandangan Anda?

Pemberian lauk pauk berupa ikan, akan mendidik anak-anak agar me­nyukai ikan sebagai pangan bergizi untuk menunjang kesehatan. Jadi, sebaiknya susu ikan jangan dikono­tasikan sebagai pengganti susu sapi.

Jika susu ikan menonjolkan pro­tein, adakah pengganti susu sapi sebagai sumber kalsium?

Baca juga : Banteng Jamin Bukan Ngomongin Jatah Menteri

Susu sapi mengandung kalsium kualitas baik. Ikan yang dimakan durinya (jika telah dilunakkan), juga sumber kalsium. Sayuran hijau juga kaya kalsium, tapi daya serapnya lebih rendah. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 20 September 2024 dengan judul "Jelang Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, Susu Ikan Jadi Perdebatan, Ali Khomsan: Susu Ikan Tidak Setara Susu Sapi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.