Dark/Light Mode

Pemerintah Hemat Anggaran Perjalanan Dinas, Pengusaha Hotel Menjerit

Muhammad Zulfikar Suhardi: Penghematan Ini Strategis Dan Efisien

Sabtu, 8 Februari 2025 07:50 WIB
Muhammad Zulfikar Suhardi, Anggota Komisi VII DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Muhammad Zulfikar Suhardi, Anggota Komisi VII DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda mengenai langkah Pemerintah menghemat  perjalanan dinas?

Terkait langkah Pemerintah memangkas anggaran perjalanan dinas guna efisiensi anggaran, saya melihat ini langkah yang strategis dan efisien.

Kenapa harus ada pemangkasan anggaran perjalanan dinas?

Tujuan utamanya adalah untuk menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan untuk pengalokasian ke beberapa sektor yang lebih prioritas.

Baca juga : Sutrisno Iwantono: Akan Berpengaruh Terhadap Hotel

Menurut Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani, kegiatan Pemerintah di hotel dan restoran menggerakkan perekonomian. Tanggapan Anda?

Kebijakan yang dibuat Pemerintah ini, dilakukan dengan selektif dan berbasis kebutuhan. Bukan sekadar pemotongan tanpa memikirkan dampaknya terhadap pelaksanaan tugas-tugas penting.

Apa dampak kebijakan ini?

Dampak yang langsung dirasakan dari kebijakan ini, mereka yang memang berkaitan dengan industri perhotelan, pariwisata, dan juga restoran. Banyak dari mereka yang telah bekerja sama dengan instansi Pemerintah, namun karena adanya kebijakan ini, maka banyak instansi Pemerintah membatalkan pesanan karena adanya instruksi untuk pengurangan perjalan dinas.

Baca juga : Legislator Khawatir Tak Bisa Penuhi Janji Politik

PHRI meminta agar kebijakan ini dikaji ulang. Bagaimana pandangan Anda?

Saya melihat kebijakan ini perlu dibuat secara lebih matang, dengan mempertimbangkan semua aspek, sehingga efisiensi anggaran bisa tercapai dan tidak mengorbankan sektor yang juga ternyata berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional kita. Pengkajian ini juga bertujuan untuk tetap menjaga keseimbangan antara efisiensi dan keberlangsungan industri pariwisata.

PHRI Jakarta berharap, perlu kompensasi jika kebijakan tersebut dilaksanakan, berupa peningkatan promosi destinasi wisata, supaya jumlah wisatawan meningkat. Tanggapan Anda?

Sebelum ada efisiensi anggaran, mayoritas anggota Komisi VII DPR telah meminta kepada Kementerian Pariwisata agar daerah-daerah lain lebih diperhatikan lagi. Tidak hanya fokus kepada wisata yang sudah besar, sehingga ada pemerataan.

Baca juga : PKB Bidik 100 Kursi Senayan

Apakah Komisi VII DPR sudah ada pembahasan hal ini dengan Kementerian Pariwisata?

Sudah dilakukan pembahasan mengenai efisiensi anggaran, dan ini masih berjalan. Komisi VII DPR meminta agar program yang dijalankan ke depan dengan efisiensi anggaran, harus berorientasi manfaat untuk industri pariwisata dan masyarakat yang terdampak langsung pariwisata ini. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 8 Februari 2025 dengan judul "Pemerintah Hemat Anggaran Perjalanan Dinas, Pengusaha Hotel Menjerit, Muhammad Zulfikar Suhardi: Penghematan Ini Strategis Dan Efisien"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.