Dark/Light Mode

Usul DPR Agar Program Efisien Dan Berkualitas, MBG Dikelola Orangtua Siswa

Lalu Hadrian Irfani: Bisa Memperkuat Rasa Memiliki Program MBG

Minggu, 16 Februari 2025 07:40 WIB
Lalu Hadrian Irfani, Wakil Ketua Komisi X DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Lalu Hadrian Irfani, Wakil Ketua Komisi X DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda tentang usulan agar Makan Bergizi Gratis (MBG) dikelola orang tua murid saja?

Melibatkan orangtua dalam pengelolaan program MBG, bisa menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas gizi dan transparansi program. Dengan keterlibatan langsung, orangtua dapat memastikan bahwa makanan yang disajikan sehat, bergizi, dan sesuai kebutuhan anak-anak. 

Anda yakin?

Intinya, saya optimis, jika program ini dilaksanakan secara serius dan melibatkan banyak pihak yang turut bergotong-royong membantu, maka insya Allah berhasil.

Apa keuntungannya jika MBG dilaksanakan orangtua?

Partisipasi orangtua juga bisa memperkuat rasa kepemilikan terhadap program, sehingga mereka lebih bersemangat dalam mengawasi jalannya distribusi makanan agar berjalan baik dan efisien. 

Baca juga : Menhub Gercep Koordinasi

Ini juga dapat menjadi ajang gotong royong dalam komunitas sekolah, mempererat hubungan antara orangtua, guru dan siswa. 

Apakah usulan ini lebih efektif dibandingkan mekanisme MBG saat ini?

Efektivitas usulan ini dibandingkan dengan mekanisme sekarang, bergantung pada faktor, seperti kesiapan orangtua, sistem pengawasan, dan efisiensi distribusi. Jika dikelola dengan baik, keterlibatan orangtua bisa meningkatkan kualitas makanan dan transparansi. 

Namun, mekanisme saat ini yang dikelola Pemerintah atau pihak ketiga, memiliki keunggulan dalam hal skala, konsistensi, dan profesionalisme dalam penyediaan makanan. Selain itu, tantangan juga perlu diperhatikan.

Apa saja tantangannya?

Tidak semua orangtua memiliki waktu dan pengetahuan tentang gizi seimbang, sehingga perlu ada pendampingan dari tenaga profesional seperti ahli gizi atau pihak sekolah. 

Baca juga : Prabowo Didukung PAN

Selain itu, aspek logistik dan pengelolaan anggaran harus direncanakan dengan baik, agar tidak terjadi ketimpangan atau penyalahgunaan dana. 

Apakah praktiknya semudah itu?

Jika aspek-aspek ini dapat diatasi, maka program makan bergizi gratis yang dikelola orangtua murid, bisa menjadi solusi efektif untuk mendukung kesehatan dan kecerdasan anak-anak.

Tantangan lainnya?

Keberlanjutan dan standarisasi. Sementara, mekanisme yang sudah berjalan lebih stabil, meskipun mungkin kurang fleksibel terhadap kebutuhan spesifik tiap sekolah. 

Karena itu, kombinasi antara pengelolaan oleh orangtua, Pemerintah maupun pihak ketiga, bisa menjadi solusi. Yaitu, Pemerintah tetap mengelola aspek utama, orangtua berperan dalam pengawasan dan evaluasi.

Baca juga : BNN Tetap Profesional Memberantas Narkoba

Bagaimana catatan Anda mengenai pembagian MBG di sekolah-sekolah?

Pembagian MBG, jika programnya berjalan baik, misalnya makanannya berkualitas, distribusi lancar, dan manfaatnya dirasakan siswa, maka masyarakat cenderung memberikan apresiasi positif. MBG akan dianggap sebagai langkah penting dalam meningkatkan kesehatan anak-anak, serta mendukung konsentrasi belajar mereka di sekolah. 

Ada dampak positif lainnya?

Program ini juga dinilai dapat meringankan beban ekonomi orangtua, terutama bagi keluarga kurang mampu. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 16 Februari 2025 dengan judul "Usul DPR Agar Program Efisien Dan Berkualitas, MBG Dikelola Orangtua Siswa, Lalu Hadrian Irfani: Bisa Memperkuat Rasa Memiliki Program MBG"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.