Dark/Light Mode

Usul DPR Agar Program Efisien Dan Berkualitas, MBG Dikelola Orangtua Siswa

Satriwan Salim: Dana Rentan Dipake Buat Kebutuhan Lain

Minggu, 16 Februari 2025 07:50 WIB
Satriwan Salim, Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan Dan Guru. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Satriwan Salim, Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan Dan Guru. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda tentang Makan Bergizi Gratis (MBG) dikelola langsung orangtua murid?

Kami kurang setuju. Pertama, jika dikelola orangtua dengan bentuk cash transfer, kami khawatir dana untuk MBG itu digunakan untuk kebutuhan lainnya. Misalnya, membeli pulsa dan sebagainya. Sehingga, tidak tepat guna. Ini yang kami khawatirkan.

Anda tidak setuju ya?

Iya, karena jika skema cash transfernya itu misalnya per bulan, jika sehari Rp 10 ribu, anggaplah Rp 300 ribu per bulan. Maka, Rp 300 ribu ini berpotensi dipakai untuk keperluan hidup lainnya.

Anda melihat penyaluran MBG satu bulan ini seperti apa?

Baca juga : Lalu Hadrian Irfani: Bisa Memperkuat Rasa Memiliki Program MBG

Kami melihat MBG saat ini baru aktivitas biologis, yakni makan yang diselenggarakan sekolah. Kami berharap, implementasi MBG ini dikorelasikan ke dalam kurikulum. Baik sekolah yang pakai kurikulum merdeka, maupun kurikulum 2013. 

Pengintegrasian aktivitas MBG ke dalam kurikulum, akan mendorong siswa untuk belajar menggunakan pembelajaran kontekstual. Nah, pembelajaran kontekstual sangat tepat bagi anak-anak SD, PAUD, SMP, bahkan SMA. 

Bagi anak PAUD dan SD akan membangun imajinasi mereka untuk mengenali lingkungan sekitar dan mengenali petani. Bagaimana mulai benih, menanam padi hingga menjadi nasi. Ada aktivitas alamiah, sosiologi, ekonomi, fungsi pasar dan seterusnya. 

Bagi siswa SMP dan SMA untuk apa?

Ini akan membangun sikap kritis. Misalnya, dengan konsumsi beras segitu, apakah mampu mensejahterakan petani. Bagaimana harga gabah, beras di level petani. Kemudian, bagaimana kemampuan negara kita dalam mengonsumsi beras setiap tahun. Lalu, misalnya kenapa pakai beras impor, padahal kita negara agraris. Ini bisa dianalisis, akan membangun sikap kritis siswa dan menjadi pemecah masalah.

Baca juga : Menhub Gercep Koordinasi

Selain itu?

Ini juga bisa menjadi pendekatan deep learning yang dikenalkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Pak Abdul Mu'ti. Jadi, aktivitas MBG itu harus dikorelasikan dengan implementasi kurikulum menggunakan pendekatan deep learning, atau pembelajaran mendalam. 

Di dalam deep learning ada tiga aspek. Pertama meaningful learning atau pembelajaran yang bermakna. Bagaimana guru mengintegrasikan MBG dengan kehidupan nyata siswa. Kedua, maindful learning. Pembelajarannya untuk membangun kesadaran siswa. Ketiga, joyful learning. 

Pembelajarannya tidak hanya di ruang kelas, tapi guru bisa mengajak anak-anak pergi ke pasar, pergi ke tempat penyiapan MBG ini. Kan ada tempat tertentu yang dipakai untuk menyiapkan MBG, lalu mendistribusikannya ke sekolah-sekolah.

Apa ada keluhan atau masukan yang P2G terima dari masyarakat?

Baca juga : Prabowo Didukung PAN

Ibu-ibu di kantin sekolah ketika ada MBG ini, pendapatan atau omset mereka menurun drastis. Ada yang 50 persen bahkan sampai 80 persen. Mereka berharap dilibatkan dalam penyiapan dan distribusi MBG. 

Menurut kami, kalau satu minggu enam hari belajar, maka bisa jadi dua. Misal simulasinya, tiga hari dikelola kantin dalam sekolah, dan tiga hari lainnya dikelola vendor-vendor yang ditunjuk  Pemerintah. Saling sinergi. Jadi, MBG tidak mematikan usah mikro kecil dan menengah (UMKM). NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 16 Februari 2025 dengan judul "Usul DPR Agar Program Efisien Dan Berkualitas, MBG Dikelola Orangtua Siswa, Satriwan Salim: Dana Rentan Dipake Buat Kebutuhan Lain"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.