Dark/Light Mode

Arab Saudi, Tolong Jangan Batasi Usia Jemaah Haji!

Abdul Fikri Faqih: Baiknya, Pembatasan Berdasarkan Kesehatan

Sabtu, 22 Maret 2025 07:40 WIB
Abdul Fikri Faqih, Anggota Komisi VIII DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Abdul Fikri Faqih, Anggota Komisi VIII DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda tentang wacana pembatasan usia jemaah haji oleh Pemerintah Arab Saudi?

Hal ini sudah didiskusikan di Komisi VIII DPR. Meskipun, informasinya dari kerajaan Arab Saudi itu belum resmi. Tapi, informasi awal itu pembatasan usia 90 tahun.

Apakah pembatasan usia 90 tahun ini tepat?

Baca juga : Menag Tegaskan Sikap Berantas Praktik Suap

Di Indonesia ada calon jemaah haji yang usianya di atas 90 tahun, bahkan 100 tahun. Ini yang agak susah. Ada yang usia 100 tahun itu kesehatannya lebih bagus dibandingkan yang di bawah usia 60 tahun. Ini fakta.

Apa yang dapat dilakukan Pemerintah agar aturan ini tidak jadi dilaksanakan?

Kondisi kesehatan bisa menjadi alat untuk diplomasi Kementerian Agama kepada Kerajaan Arab Saudi. Selain itu, pembatasannya karena kriteria kesehatan atau kemampuan keuangan. Jangan karena usia.

Baca juga : Kader Gerindra Wajib Bantu Program Prabowo

Kenapa faktor kesehatan lebih diutamakan dibandingkan usia?

Kondisi kesehatan bagi jamaah haji itu penting. Jika jemaah haji tidak sehat, akan merepotkan banyak orang. Seperti menyerahkan nyawa saja. Memang menyebut cita-citanya luhur, meninggal di sana. Tapi, itu beban untuk banyak orang.

Lalu, kenapa ada batasan kemampuan ekonomi?

Baca juga : Polri Siapkan Strategi Jalan Tol Fungsional

Karena, perlu kemampuan membayar atau melunasi biaya haji. Yang tidak mampu secara ekonomi, tidak wajib berhaji. Yang mampu saja. Mungkin semua yang beragama Islam ingin berhaji. Namun, Allah tidak mewajibkan yang tidak mampu. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 22 Maret 2025 dengan judul "Arab Saudi, Tolong Jangan Batasi Usia Jemaah Haji! Abdul Fikri Faqih: Baiknya, Pembatasan Berdasarkan Kesehatan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.