Dark/Light Mode

Stok Beras Surplus, Tapi... Di Retail Modern Langka, Di Pasaran Harganya Naik

Daniel Johan: Jangan Ada Spekulan Yang Mainkan Harga

Senin, 8 September 2025 07:15 WIB
Daniel Johan, Anggota Komisi IV DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Daniel Johan, Anggota Komisi IV DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengeluhkan kekosongan stok beras di retail modern dan harga beras di pasar tradisional yang masih tinggi, apa tanggapan Anda?

Pemerintah harus optimalkan operasi Pasar di 214 kabupaten/kota. Selain itu, Pemerintah harus memastikan dukungan logistik dan distribusi tepat sasaran. Termasuk pengiriman ke kecamatan dan desa.

Langkah konkret lainnya seperti apa?

Perkuat koordinasi antar kementerian dan lembaga.

Untuk harga beras di pasaran yang menjadi keluhan masyarakat, apa solusinya?

Baca juga : Niti Emiliana: Pemerintah Harus Segera Bereskan Masalah Beras

Dengan mengintegrasikan data Badan Pusat Statistik (BPS), distribusi Bulog, dan pengawasan pasar agar respons lebih cepat terhadap gejolak harga. Tentu, kami mendorong agar harga pangan khususnya beras dibuat secara transparan dan real time.

Jadi informasi mengenai harga beras bisa diketahui masyarakat luas ya?

Iya, jadi harga berikut dengan stok beras secara real time. Hal ini memastikan bahwa antara kebutuhan dan stok dapat dipantau.

Kenapa harus dengan cara seperti itu?

Kami mengharapkan, nantinya tidak ada spekulan yang memainkan stok dan harga. Makanya beras sebagai pangan strategis, datanya harus dimiliki secara penuh oleh pemerintah.

Baca juga : Waspadai Gelombang PHK Massal Industri Tembakau

Ada saran lainnya untuk Pemerintah?

Pemerintah harus memanggil para pelaku usaha beras, untuk berdiskusi bersama memastikan stok dan harga keekonomian beras. Selain itu, Pemerintah harus memastikan beras tetap ada di pasaran di berbagai tingkatan. Baik pasar eceran, pasar tradisional, pasar modern dan pastinya dengan harga terjangkau.

Namun, YLKI mempertanyakan kenapa Pemerintah mengatakan stok melimpah, tetapi stok di retail modern kosong dan harga di pasaran tinggi, bagaimana itu?

Kami memahami suasana kebatinan masyarakat saat ini yang serba kesulitan. Sulit mendapatkan pekerjaan, daya beli menurun, harga-harga kebutuhan pokok melejit. Makanya Pemerintah harus memastikan harga pangan harus bisa dijangkau semua kalangan.

Terus apa yang dapat dilakukan Pemerintah atas keluhan ini?

Baca juga : Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Dan Kesatuan

Tentu, kami tidak ingin Pemerintah menyampaikan data bahwa produksi beras kita melimpah, cadangan pangan tertinggi sejak Merdeka. Sementara harga beras naik terus, beras langka di pasaran, rakyat ingin beras ada dan terjangkau itu bukan kata-kata saja. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 8 September 2025 dengan judul "Stok Beras Surplus, Tapi... Di Retail Modern Langka, Di Pasaran Harganya Naik, Daniel Johan: Jangan Ada Spekulan Yang Mainkan Harga"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.