Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wacana Satu Orang Satu Akun Medsos, Mungkinkah?
Heru Sutadi: Bukan Membatasi Akun, Tapi Perkuat Regulasi
Rabu, 17 September 2025 07:15 WIB
Sebelumnya
Apa respons dan pandangan Anda terkait dorongan agar satu orang mempunyai satu akun medsos?
Membatasi satu orang hanya boleh memiliki satu akun media sosial terdengar menarik jika tujuannya untuk mengurangi penyalahgunaan, seperti hoaks, penipuan atau akun palsu. Namun, dalam praktiknya hal ini tidak sederhana.
Kenapa tidak sederhana?
Media sosial adalah ruang ekspresi, tempat orang bisa memisahkan identitas pribadi, profesional hingga komunitas. Banyak orang sengaja membuat akun berbeda untuk melindungi privasi atau menyalurkan hobi tertentu.
Jika kebijakan ini tetap dipaksakan. Bagaimana?
Baca juga : Oleh Soleh: Pembatasan Akun Media Sosial Itu Perlu
Jika aturan satu orang satu akun dipaksakan, bisa saja justru mengekang kebebasan berekspresi dan mempersulit aktivitas digital yang sah.
Tantangannya juga ada pada bagaimana memverifikasi identitas tanpa melanggar perlindungan data pribadi.
Apa solusi yang Anda tawarkan?
Yang lebih realistis mungkin bukan membatasi jumlah akun, melainkan memperkuat regulasi dan sistem verifikasi agar penyalahgunaan bisa ditekan, sambil tetap menjaga kebebasan dan kenyamanan pengguna.
Jadi, solusi sebaiknya menyeimbangkan antara keamanan, privasi dan kebebasan digital.
Baca juga : Jaga Terus Independensi, Kembalikan Marwah MA
Anda menyarankan agar memperkuat regulasi. Bagaimana caranya?
Ada beberapa strategi yang bisa dilakukan guna memperkuat regulasi soal media sosial tanpa harus membatasi jumlah akun yang dimiliki seseorang.
Pertama, platform perlu diwajibkan memiliki sistem verifikasi yang lebih baik, misalnya dengan nomor telepon atau identitas digital, sehingga pemilik akun tetap bisa ditelusuri bila ada pelanggaran.
Kedua, regulasi harus menekankan transparansi dimana platform wajib cepat menindak laporan akun palsu, penipuan atau ujaran kebencian.
Ketiga, pemerintah bisa mendorong adanya standar perlindungan data yang ketat agar proses verifikasi tidak malah membuka celah penyalahgunaan informasi pribadi.
Baca juga : Zulhas Genjot Pembangunan Lumbung Pangan Di Merauke
Keempat, literasi digital juga bagian penting dari regulasi, karena aturan tanpa edukasi akan sulit berjalan. Jadi penguatan regulasi tidak semata soal membatasi, melainkan menciptakan ekosistem digital yang aman, transparan dan adil, sambil tetap menghormati kebebasan berekspresi warga. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 17 September 2025 dengan judul "Wacana Satu Orang Satu Akun Medsos, Mungkinkah? Heru Sutadi: Bukan Membatasi Akun, Tapi Perkuat Regulasi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya