Dark/Light Mode

20 Tahun Tak Pernah Berubah, Tarif Transjakarta Diwacanakan Naik

Muhammad Taufik Zoelkifli: Sarana, Prasarana, Dan Layanan Harus Dibenahi

Kamis, 30 Oktober 2025 07:15 WIB
Muhammad Taufik Zoelkifli, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta.
Muhammad Taufik Zoelkifli, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta.

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat rencana Pemprov DKI Jakarta menaikkan tarif Transjakarta?

Kalau kami di DPRD, melihat bahwa warga jangan terlalu diberatkan dengan macam-macam kebijakan. Namun kalau memang hasil kajiannya menunjukkan ada willingness to pay, artinya kemampuan bayar warga sudah meningkat, kami bisa memaklumi adanya kenaikan tarif tersebut.

Artinya, ketika masyarakat dinilai mampu, kenaikan itu tidak masalah?

Tidak masalah sebenarnya, karena tarif Transjakarta sekarang sudah terlalu murah. Selain itu, ini juga bagian dari upaya efisiensi. Kalau tarif naik, subsidi untuk Transjakarta bisa dikurangi, sehingga penggunaan dana menjadi lebih efisien.

Baca juga : Djoko Sutijowarno: Wajar Kok, UMR Saja Setiap Tahunnya Naik

Menurut Anda, apa yang perlu diperbaiki dari layanan Transjakarta saat ini?

Yang paling utama adalah pelayanan halte. Kondisi di dalam bus sebenarnya sudah bagus, beberapa armada pun baru dan cukup nyaman. Namun halte-halte Transjakarta masih banyak yang tidak layak. Pada jam-jam tertentu, masyarakat harus antre dalam kondisi berdesakan, bahkan kehujanan. Kalau haltenya seperti MRT atau LRT yang nyaman dan sejuk, tentu masyarakat bisa lebih menerima jika tarif naik. Jadi peningkatan kualitas halte harus menjadi prioritas.

Termasuk penambahan armada baru seperti bus listrik, ya Pak?

Ya, sekarang sudah mulai ada bus listrik, jumlahnya sekitar seratus unit. Itu langkah baik untuk meningkatkan kenyamanan dan mengurangi emisi.

Baca juga : Legislator Minta Kemenhaj Terbitkan Panduan Khusus

Bagaimana dengan kebijakan 15 golongan warga yang mendapat fasilitas gratis naik transportasi umum?

Saya kira itu tetap harus dipertahankan. Warga dari 15 golongan tersebut adalah masyarakat berpenghasilan rendah, lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya. Mereka berhak mendapatkan fasilitas gratis, bukan hanya di Transjakarta tapi juga di MRT dan LRT.

Bagaimana dengan usulan agar 15 golongan ini tidak gratis namun mereka cukup bayar Rp 1.000 atau Rp 2.000?

Menurut saya itu tidak terlalu signifikan bedanya. Jadi sebaiknya tetap gratis saja, karena ini bentuk pelayanan sosial dari Pemprov DKI kepada warganya. NNM

Baca juga : Golkar Banten: Pergantian Pengurus Beres Desember

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 30 Oktober 2025 dengan judul "20 Tahun Tak Pernah Berubah, Tarif Transjakarta Diwacanakan Naik Muhammad Taufik Zoelkifli: Sarana, Prasarana, Dan Layanan Harus Dibenahi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.