Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Utang Pinjol Tembus Rp 94,85 Triliun, Apa Dampak Baik Dan Buruknya?
Muhammad Misbakhun: Positifnya Untuk Ekonomi Nasional
Minggu, 11 Januari 2026 07:10 WIB
Sebelumnya
Angka pinjol tembus Rp 94,85 triliun, apa tanggapan Anda?
Menurut saya, angka Rp 94,85 triliun untuk pinjaman daring menunjukkan sebuah indikasi bahwa ada kelompok masyarakat tertentu di dalam struktur masyarakat kita yang memang menjadi konsumen tersendiri bagi pinjaman daring.
Apakah kenaikan angka pinjaman ini Anda nilai sebagai hal yang positif?
Pasti positif untuk kepentingan ekonomi nasional.
Positifnya untuk apa?
Positif dalam artian bahwa ini menggerakkan roda perekonomian nasional. Selain itu, ini juga memberikan solusi dan alternatif pilihan kepada masyarakat. Bahwa industri memberikan banyak pilihan kepada sektor usaha maupun kepada sektor konsumen untuk bisa mendapatkan akses pinjaman atau pembiayaan. Dorongan bagi pinjaman daring ini memberikan manfaat bagi sisi konsumsi maupun sektor produksi.
Baca juga : Penegakan Hukum Tak Mesti Berujung Pidana
Dalam belanja produksi, biasa digunakan untuk apa?
Tentunya banyak masyarakat yang dari sisi produksi, mereka banyak dari startup dan usaha-usaha rintisan yang memang membutuhkan dukungan permodalan dan dukungan belanja ekspansi. Ini akan memberikan ruang tersendiri dari sisi peluang bisnis.
Dari faktor kenaikan angka yang menonjol ini, apa tantangan ke depannya?
Menurut saya ini sebuah peluang bisnis tersendiri. Kalau ini ada celah pasarnya dan bisnis yang berkembang di sana, ini membutuhkan pengawasan dan pengaturan secara khusus dan spesifik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Lalu sejauh ini bagaimana Komisi XI DPR melihat pengawasan yang dilakukan?
Sebagai mitra, Komisi XI DPR melihat upaya yang serius dan sungguh-sungguh telah dilakukan oleh OJK dalam financial technology (Fintech), baik dari sisi mereka melakukan regulasi, pengawasan terhadap industri, dan bagaimana perlindungan kepada konsumen.
Baca juga : Kemkomdigi Blokir Sementara Grok AI
Dari mana sebenarnya sumber dana pinjaman online yang sedemikian besar ini?
Bisa macam-macam. Mereka berasal dari modal perusahaan itu sendiri, bisa dari instrumen lain.
Lalu, bagaimana seharusnya Pemerintah dan regulator menjaga agar industri ini tetap sehat?
Tata kelolanya harus dibuat, aturan-aturan mengenai perlindungan, bagaimana sumber pendanaan, dan jangan sampai terjadi kasus gagal bayar atau kasus yang dapat memberikan dampak negatif secara sosial kemasyarakatan. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 11 Januari 2026 dengan judul "Utang Pinjol Tembus Rp 94,85 Triliun, Apa Dampak Baik Dan Buruknya? Muhammad Misbakhun: Positifnya Untuk Ekonomi Nasional"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya