Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ekonomi Pulih, Penerimaan Negara Naik Lagi

Selasa, 16 Nopember 2021 16:58 WIB
Menkeu Sri Mulyani. (Foto: ist)
Menkeu Sri Mulyani. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Realisasi pendapatan negara hingga Oktober capai Rp 1.510 triliun. Penerimaan negara tersebut naik 18,2 persen dibanding periode sama tahun lalu Rp 1.277 triliun.

Menurut Menkeu Sri Mulyani, melonjaknya penerimaan negara seiring dengan pemulihan ekonomi karena mulai kembalinya aktivitas warga.

Berita Terkait : Luhut Tunjukin Wajah Marah

“Ini menggambarkan bahwa keuangan negara mulai pulih seiring dengan perbaikan ekonomi domestik,” ujarnya dalam acara CEO Networking 2021 di Jakarta, Selasa (16/11).

Realisasi pendapatan negara tersebut telah mencapai 86,6 persen dari target Rp 1.743,6 triliun, yang meliputi penerimaan perpajakan Rp 1.159,4 triliun atau tumbuh 17 persen dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 349,2 triliun atau meningkat 25,2 persen (yoy).

Berita Terkait : Jokowi Tanam Pohon Kayu Putih Bersama Warga NTB

Realisasi penerimaan perpajakan tersebut sudah mencapai 80,3 persen dari target APBN sebesar Rp 1.444,5 triliun. Sedangkan, PNBP telah melewati target Rp 298,2 triliun atau 117,1 persen.

Sementara itu, penerimaan perpajakan terdiri dari penerimaan pajak Rp 953,6 triliun atau tumbuh 15,3 persen (yoy) serta penerimaan kepabeanan dan cukai Rp 205,8 triliun atau tumbuh 25,5 persen.

Berita Terkait : Sandi Dukung Kolaborasi Pentahelix Kembangkan Atraksi Budaya Bregada Rakyat

"Penerimaan pajak berhasil tumbuh dari kontraksi 18,8 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya dan penerimaan bea cukai berhasil tumbuh tinggi setelah sebelumnya hanya 5,5 persen,” beber Sri Mul dikutip dari Antara.

Dengan realisasi tersebut, kata Sri Mul, penerimaan pajak telah mencapai 77,6 persen dari target APBN yakni Rp 1.229,6 triliun, sementara penerimaan cukai mencapai 95,7 persen dari target Rp 215 triliun. [DIT]