Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ini Upaya Pemerintah Dorong Investasi Dan Produksi Migas

Selasa, 30 Nopember 2021 19:00 WIB
Menkeu Sri Mulyani di acara The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021 secara daring, Selasa (30/11). (Foto: Dok. Kemenkeu)
Menkeu Sri Mulyani di acara The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021 secara daring, Selasa (30/11). (Foto: Dok. Kemenkeu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, pemerintah selalu berupaya mendorong peningkatan investasi dan produksi minyak dan gas dalam rangka menjaga ketahanan energi.

Kebijakan fiskal melalui pajak dan subsidi menjadi salah satu yang penting namun bukanlah satu-satunya kebijakan untuk meningkatkan iklim investasi dan produksi bagi industri hulu.

Berita Terkait : Epidemiolog Dukung Langkah Pemerintah Antisipasi Varian Omicron

“Pemerintah sudah menerapkan beberapa mata rantai dalam kebijakan tersebut,” ungkap Sri Mulyani saat menjadi pembicara kunci pada The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021 secara daring, Selasa (30/11).

Ia melanjutkan, beberapa kebijakan yang ada yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 Tahun 2010 sebagaimana diubah menjadi PP 27/2017 terkait kontrak bagi hasil cost recovery dan PP 53/2017 terkait kontrak bagi hasil gross split.

Berita Terkait : Dirgahayu Setengah Abad Korpri, Momen Tingkatkan Profesionalitas PNS

Kedua kebijakan ini memberikan pilihan bagi investor dalam mengembangkan investasi di Indonesia sesuai dengan risikonya.
 Selanjutnya