Dark/Light Mode

Kontribusi Kinerja Ekonomi 2022

BNI Agresif Ekspansi Kredit

Senin, 13 Desember 2021 07:53 WIB
Gedung BNI. (Foto: Dok. BNI)
Gedung BNI. (Foto: Dok. BNI)

 Sebelumnya 
Sebagai persiapan ekspansi, Novita mengatakan, BNI saat ini memiliki modal yang sangat cukup untuk menjaga akselerasi pengembangan bisnis tahun depan.

Terlebih, perseroan telah melakukan penerbitan surat utang yang memperkuat modal inti tier 2 dan modal inti tier 1. Sehingga mendorong CAR (Capital Adequacy Ratio) ke posisi 19,9 persen.

Baca juga : Banten Disiapkan Jadi Provinsi Digital

“Percetakan laba tahun ini pun akan menambah kekuatan modal inti BNI secara organik,” kata Novita.

Menurutnya, kualitas kredit BNI juga menunjukkan pola perbaikan signifikan. Sehingga membuat persepsi risiko BNI lebih baik untuk melanjutkan ekspansi fungsi intermediasi.

Baca juga : Rayakan Kemenangan Rebut Piala Thomas 2020, BNI Apresiasi PBSI

Adapun, kredit macet (Non Performing Loan/NPL) BNI pada kuartal III berada pada posisi 3,8 persen, dari periode yang sama tahun lalu 4,3 persen.

BNI juga mampu meningkatkan daya saing suku bunga kredit. Hal ini berkat penghimpunan dana murah yang agresif tahun ini, sehingga cost of fund terpangkas hingga 1,6 persen. “Hal-hal ini untuk dapat membantu ekspansi kredit kami ke depan,” katanya.

Baca juga : Makin Glowing, Kinerja Ekspor Indonesia Ke China

Novita menambahkan, BNI juga secara aktif melakukan transformasi dan memperkuat layanan. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.