Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ingatkan Pejabat Tak Main-main Dengan Anggaran
Jokowi: Jangan Ada Mark Up
Rabu, 12 Desember 2018 13:34 WIB
Sebelumnya
Pendapatan 2018 Naik
Baca juga : Relawan DC Pro Jokowi Pede Jagoannya Menang Telak Di AS
Di tempat yang sama, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melaporkan, realisasi pelaksanaan APBN tahun 2018 berjalan cukup bagus. Hingga akhir November tahun ini, pendapatan mengalami kenaikan.
Baca juga : Jokowi: Kita Tidak Takut, Pembangunan Jalan Terus
“Sampai akhir November 2018 pendapatan tumbuh 18,2 persen atau lebih tinggi pertumbuhannya dibanding periode yang sama tahun 2017. Sementara penerimaan perpajakan tumbuh 15,3 persen, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tumbuh 22 persen,” ungkap Ani, sapaan akrabnya.
Untuk realisasi belanja negara, lanjut Ani, sampai akhir November 2018 telah tumbuh 11 persen kementerian/lembaga telah membelanjakan Rp 665, 9triliun. “Kita masih memiliki satu bulan terakhir di mana kami melihat akselerasi seluruh kementerian, lembaga dan pemda dalam melaksanakan belanja tahun ini,” ujarnya.
Baca juga : Pasokan Dan Harga Pangan Terjaga Baik
Ani memastikan, hingga akhir November 2018 APBN dalam kondisi yang sehat. Ini bisa dilihat dari realisasi defisit anggaran yang hanya sebesar 1,95 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan keseimbangan primer yang minus Rp 36 triliun. “Dalam satu tahun kita telah menurunkan defisit primary balance lebuh dari Rp 100 triliun. Posisi APBN 2018 yang baik merupakan bekal yang cukup positif bagi kita untuk memasuki APBN 2019,” ujar Ani. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya