Dewan Pers

Dark/Light Mode

Telkom Dorong Mitratel Kembangin Bisnis Fiber Optic

Kamis, 30 Desember 2021 10:01 WIB
Mitratel. (Foto: Ist)
Mitratel. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Untuk mempercepat pembentukan ekosistem digital di Indonesia, PT Telkom Indonesia mendorong PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) mengembangkan bisnis fiber optic.

Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya mengatakan, pihaknya terus mendorong upaya Mitratel menjadi Leading Digital Infrastructure Company di regional.

Instrumennya melalui pengembangan portfolio bisnis fiber optic di Mitratel maupun percepatan konsolidasi tower TelkomGroup ke Mitratel untuk dapat segera terealisasi di 2022.

Berita Terkait : Indeks Dolar Melemah, Rupiah Kembali Perkasa

"Aksi korporasi seperti ini merupakan langkah strategis dalam rangka percepatan pembentukan ekosistem digital di Indonesia," kata Budi dalam keterangannya, Kamis (30/12).

Budi juga menanggapi kerja sama yang dijalin Mitratel dengan PT Alita Praya Mitra (ALITA) dalam memperluas cakupan layanan serat optik secara nasional berupa pembangunan jaringan serat optic sepanjang 6 ribu kilometer di 5 provinsi yang akan mendukung fiberisasi sekitar 1.500 tower Mitratel.

Selain menggandeng ALITA, Mitratel juga telah memanfaatkan jaringan serat optik milik Telkom untuk melayani dan mengintegrasikan layanan kepada operator seluler.

Berita Terkait : Jelang Nataru, Kementan: Stok Daging Dan Telur Masih Stabil

Ditegaskan Budi, aksi korporasi konsolidasi bisnis TelkomGroup akan terus dilakukan sebagai salah satu langkah penting dalam upaya transformasi perusahaan.

Bukan hanya tower ke Mitratel, tetapi juga disusul bisnis lainnya, seperti konsolidasi data center ke PT Sigma Tata Sadaya (STS) sehingga Telkom dapat lebih fokus dalam peningkatan kapabilitas dan mendorong value bisnis secara optimal di masa mendatang.

"Khususnya, Mitratel perlu segera melakukan akselerasi bisnis pasca IPO dan saat ini tengah menjajaki untuk pengalihan tower tambahan milik Telkomsel dan juga Telkom, telah siap kurang lebih 6 ribu menara untuk ditransaksikan di tahun 2022. Dengan langkah ini diharapkan Mitratel akan menjadi penyedia Menara telekomunikasi yang terbesar dan terkuat di Indonesia," pungkasnya. [MEN]