Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Jelang tutup tahun, rupiah loyo. Rupiah dibuka pada level Rp 14.273 per dolar AS atau melemah 0,02 persen dibanding perdagangan kemarin, Rp 14.270 per dolar AS.
Sementara mata uang negara Asia lainnya menguat. Baht Thailand menguat 0,12 persen, dolar Singapura 0,1 persen, ringgit Malaysia 0,07 persen, peso Filipina 0,06 persen, won Korea Selatan 0,06 persen, yen Jepang 0,03 persen, dan dolar Hong Kong 0,01 persen. Sementara yuan China melemah 0,03 persen dari dolar AS.
Baca juga : Jelang Pergantian Tahun, Polda Metro Tetap Gelar SIM Keliling
Mayoritas mata uang utama negara maju justru berada di zona merah. Dolar Kanada melemah 0,03 persen, euro Eropa minus 0,03 persen, franc Swiss minus 0,02 persen, dan rubel Rusia minus 0,01 persen. Dolar Australia menguat 0,06 persen dari dolar AS. Sementara poundsterling Inggris stagnan.
Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, pergerakan rupiah masih dibayangi oleh penyebaran Omicron. Pasalnya, jumlah kasus Omicron meningkat di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Baca juga : Jelang Pergantian Tahun, BPJS Kesehatan Ungkap 5 Capain Di 2021
Selain itu, kata dia, sudah tidak banyak aktivitas di pasar keuangan. “Rupiah berada di kisaran Rp 14.250 sampai Rp 14.280 per dolar AS,” ujarnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya