Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 9,67 persen sejak H-10 sampai H+3 Lebaran. Pada 2018 jumlah penumpang mencapai 4.037.654. Sedangkan pada tahun ini mencapai 4.428.261.
VP Public Relations KAI Edy Kuswoyo mengatakan, sampai dengan pantauan 9 Juni 2018, jumlah penumpang yang tiba di stasiun tujuan memiliki detail H+1 sebesar 388.718, H+2 402.390, dan H+3 376.235 (data sementara). KAI sudah mengantisipasi adanya peningkatan ini dengan menjalankan 406 perjalanan KA, dengan rincian 356 KA Reguler dan 50 KA Tambahan.
Baca juga : Siap-Siap, Dini Hari Nanti Tarif Tol Diskon 15 Persen
Edy mengingatkan, para penumpang agar memerhatikan jadwal yang tertera pada tiket sehingga tidak sampai tertinggal kereta. Selain itu, agar para penumpang tidak membawa barang berlebihan yang dapat menganggu kenyaman penumpang lainnya baik saat di Stasiun dan di dalam kereta.
"Demi memastikan kelancaran penumpang saat berada di stasiun, KAI sudah mengantisipasinya dengan menambah petugas posko stasiun baik dari Internal KAI, Relawan, personil TNI/Polri, Pramuka, Komunitas, dan lainnya," ujarnya.
Baca juga : Lalin Sutra dan Sulteng Lumpuh, PUPR Pasang Jembatan Bailey
Dia berharap, para penumpang dapat kembali ke kota asal dengan aman dan nyaman saat berada dalam perjalanan kereta api. "Semoga perjalanan Anda menyenangkan, dan terima kasih telah menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan Anda untuk arus mudik dan balik lebaran tahun ini," tutup Edy. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya