Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
MASTEL: Presidensi G20 Ajang Kolaborasi Pemulihan Pasca Pandemi
Jumat, 11 Februari 2022 19:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presidensi G20 Indonesia dapat menjadi ajang belajar dan kolaborasi mengenai konektivitas dan pemulihan pasca pandemi Covid-19.
Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) Sarwoto Atmosutarno, seperti dikutip dari Antara, Jumat (11/2).
Baca juga : Temui Airlangga, Kepala BP2MI Bahas Pemulihan Ekonomi Pekerja Migran
"Apa yang menurut kita telah berhasil, ayo sharing ke negara lain. Sementara apa yang kita rasa masih kurang, ayo kita berkolaborasi dengan negara lain, kita belajar dari mereka," kata Sarwoto.
Sarwoto menambahkan, pemanfaatan G20 sebagai ajang belajar dan kolaborasi mengenai konektivitas dan pemulihan pasca pandemi juga dapat dilakukan di sektor pemerintahan.
Baca juga : Wapres Minta NU Terus Genjot Kolaborasi Dan Inovasi
"Pemerintah punya program e-government yang didorong untuk memanfaatkan konektivitas. Nah, kita cari di dalam G20, negara-negara mana saja yang sudah efektif dalam melaksanakan e-government," ujar Sarwoto.
Dalam Digital Economy Working Group (DEWG) Presidensi G20 Indonesia tahun 2022, Kementerian Komenterian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membawa tiga isu prioritas. Konektivitas dan pemulihan pasca pandemi Covid-19 menjadi isu pertama yang diangkat.
Baca juga : Negara Maju Bantu Pendanaan Negara Miskin Agar Kuat Hadapi Covid
Isu kedua berkaitan dengan literasi digital dan keterampilan digital (Digital Skills and Digital Literacy) untuk mendukung pemulihan pascapandemi. Sedangkan isu ketiga adalah arus data lintas batas negara (Cross Border Data Flow and Data free Flow with Trust) yang akan membahas tata kelola arus data lintas batas negara. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya