Dark/Light Mode

Incar Tambang Di Luar Negeri

Tahun Ini Gencar Investasi, Mind ID Butuh Dana Jumbo

Selasa, 22 Februari 2022 08:00 WIB
Mind ID. (Foto:  ANTARA FOTO).
Mind ID. (Foto: ANTARA FOTO).

RM.id  Rakyat Merdeka - Mind ID berencana mengakuisisi tambang di luar negeri tahun ini untuk menggenjot produksi mineral ini. Holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Pertambangan itu akan membutuhkan dana belanja besar untuk bisa merealisasikannya. Sebab, di waktu bersamaan harus membangun smelter untuk mendukung program Pemerintah.

Pengamat ekonomi dan energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmi Radhi menyambut baik langkah Mind ID tersebut. Namun dia menekankan, untuk merealisasi langkah tersebut dibutuhkan belanja modal atau dana investasi yang jumbo. Sebab, Mind Id membutuhkan dana buat pembangunan smelter untuk hilirisasi bahan mentah tambang.

Baca juga : Australia Gelar Pesta Meriah Di Bandara...

Termasuk bauksit. “Hal ini (pembangunan smelter) tidak hanya untuk meningkatkan nilai tambah hasil tambang.

Tetapi juga untuk mendukung pelarangan ekspor bahan mentah tambang dengan menyerap bauksit,” tegasnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin. Karenanya, dibutuhkan strategi, upaya dan sinergi bersama untuk merealisasikan program-program yang dicanangkan perusahaan. Termasuk program Pemerintah.

Baca juga : Transaksi QR Antar Negara Dukung Integrasi Keuangan ASEAN

Ditambah lagi saat ini sudah banyak proyek yang digarap Mind ID. Diharapkannya, proyek-proyek tersebut dapat terealisasi sesuai target, atau bahkan lebih cepat. “Semakin cepat terealisasi, semakin cepat juga masyarakat bisa menikmati manfaat ekonominya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Mind ID Hendi Prio Santoso membeberkan, pihaknya berencana melakukan akuisisi tambang di luar negeri. Ini termasuk dalam program strategis tahun 2022 untuk meningkatkan pertumbuhan eksplorasi dan produksi secara agresif. “Kami akan menjajaki peluang akuisisi tambang di luar negeri yang potensial tahun ini,” ujarnya, dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, di Jakarta, Rabu (16/2).

Baca juga : Geliat Ekspor Tanaman Hias Berdaun Indah Petani Milenial Bogor

Sayangnya, ia belum mengungkapkan lebih rinci tambang di luar negeri mana saja yang berpotensi untuk diakuisisi. Hingga kuartal III (September) tahun 2021, Mind ID mencatatkan produksi batubara sebanyak 22,9 juta ton. Atau naik 18 persen secara year to date (ytd), feronikel sebanyak 19,1 ribu ton, emas 994 ribu ounce, tumbuh 61 persen secara ytd. Lalu tembaga sebanyak 957 juta pound, naik 76 persen secara ytd, nikel matte sebanyak 48 ribu ton, bijih nikel 8,3 juta ton, bauksit 1,4 juta ton, atau naik 5 persen secara ytd.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.