Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri Teten: Sudah Waktunya Kacang Koro Jadi Substitusi Kedelai Impor
Jumat, 1 April 2022 22:34 WIB
Sebelumnya
"Hilirisasi budidaya Kacang Koro menjadi tugas koperasi untuk menghubungkan anggota dengan para perajin tempe dan tahu yang tergabung dalam Koperasi Produsen Tempe dan Tahu (Kopti), Puskopti, dan Gakoptindo sebagai Induk Koperasi," kata Teten.
Baca juga : Menteri Teten Harap Sarinah Jadi Rumah Bagi UMKM Lebih Berkelas
Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan, pihaknya akan terus mempopulerkan pangan lokal berbahan baku kacang koro sebagai subtitusi kedelai impor.
Baca juga : Menperin: Chromebook 4G LTE TSM Bisa Percepat Program Subtitusi Impor
"Karena keterbatasan lahan di Bogor untuk menanam kacang koro, maka kita akan bermain di hilirisasi. Di Bogor akan kita perkuat industri pangan olahan, packaging, hingga promosi," ujar Bima.
Baca juga : KSP: Harga Barang Naik, Saatnya Kurangi Konsumsi Produk Impor
Pihaknya akan terus mendorong pengembangan koperasi di Bogor, salah satunya Koperasi BUMR Paramasera, untuk mengembangkan sektor hulunya. Yaitu, membangun perkebunan Kacang Koro, meski lahannya berada di luar Bogor. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya