Dark/Light Mode

Kemenkop UKM Ajak Pelaku Usaha Kreatif Batam Agresif Bidik Potensi Ekspor Negara ASEAN

Jumat, 1 April 2022 22:43 WIB
Foto: Dok. Kemenkop UKM
Foto: Dok. Kemenkop UKM

 Sebelumnya 
Saat ini, sambung Teten, Kemenlop UKM sudah merumuskan UMKM ini akan fokus di dua hal. Yaitu UMKM berbasis kreativitas atau custom dan yang berbasis teknologi.

“Kedua-duanya ini diperlukan komunitas untuk men-develope-nya. Itu kenapa UMKM sangat penting punya komunitas kreatif. Karena dari sana ide-ide cemerlang bisa berkembang,” kata Menkop UKM.

Dalam membantu UMKM, Kemenkop UKM juga punya sejumlah platform yang bisa dimanfaatkan UMKM untuk bisa berkembang dan menyasar market yang lebih besar hingga ekspor.

Baca juga : Kemenkop UKM Dukung Santripreneur Di Banjarmasin Kembangkan Potensi Madu Kalulut

Teten bilang, menyediakan Smesco yang kini bertransformasi sebagai sayap dagang. Menjadi agregator membantu UMKM ekspor ke Singapura dan Malaysia, hingga ke Taiwan.

Selanjutnya, Kemenlkop UKM juga memiliki program kontainer berjadwal, sebagai upaya membantu UMKM melakukan ekspor di tengah terbatasnya jumlah dan mahalnya harga kontainer, terutama di saat pandemi.

“Sudah ada di Jawa. Kontainer terjadwal ini bisa dijadikan jaringan distribusi. UMKM bisa ekspor borongan, tanpa harus ekspor kecil-kecil seperti jastip. Misalnya cuma kirim 100 kilo bisa digabung dengan barang lain, jadi biayanya lebih murah. Jangan kita jadi UMKM yang gaya-gayaan ekspor tapi malah tekor,” imbau Teten.

Baca juga : Gandeng 21 Pelaku Usaha Peternakan, Kementan Genjot Produksi Dan Ekspor

Bagi UMKM Batam, KemenKopUKM tegas Menteri Teten, secepatnya sedang merumuskan untuk lebih banyak lagi menyelenggarakan event-event yang bisa mendatangkan masyarakat Singapura, Malaysia, Thailand maupun Vietnam untuk datang ke Batam.

“Ambil contoh di Banyuwangi, total dalam sebulan mereka ada 120 event, per 2 hari ada event. Sengaja membuat turis area untuk datang berkunjung dan belanja,” tuturnya.

Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman mengajak seluruh pelaku usaha kreatif Batam untuk tergabung dalam platform SMEsta.id yang berorientasi untuk produk ekspor. Di mana dalam platform tersebut juga menggelar business matching dari berbagai investor tak hanya ASEAN tapi juga negara Amerika Serikat (AS) juga Eropa.

Baca juga : Kemenkop UKM Janji Beri Pendampingan Hukum Bagi Pelaku Usaha Mikro Dan Kecil

Sementara Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah mengajak para pelaku usaha kreatif untuk datang ke PLUT yang baru diresmikan di Batam. Di sana dilakukan pendampingan mulai dari bagaimana UMKM go digital, packaging hingga memperoleh berbagai sertifikasi dan NIB (Nomor Induk Bersama).

Direktur Bisnis dan Marketing Smesco Wientor Rah Mada menambahkan, Smesco tengah membantu membuka peluang produk kuliner Indonesia ekspor ke Taiwan, Malaysia dan Singapura. Terutama produk kuliner khas daerah seperti seblak, siomay, batagor dan pempek.

“UMKM bisa menggunakan semua fasilitas di Smesco segara gratis. Ke depan untuk produk kuliner, kami juga akan membuat cloud kitchen, bisa mengolah dan simpan barang di Smesco. Rencananya di kuartal III tahun ini kami siap membanjiri Malaysia dan Singapura dengan kuliner kemasan dari daerah. Smesco sudah buat banyak prototype-nya,” ungkap Wientor. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.