Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemenkop UKM Ajak Pelaku Usaha Kreatif Batam Agresif Bidik Potensi Ekspor Negara ASEAN
Jumat, 1 April 2022 22:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mengajak pelaku usaha kreatif dan UMKM di Batam untuk lebih agresif menggaet market internasional, khususnya negara-negara ASEAN yang terdekat seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja maupun Vietnam.
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, untuk negara Singapura misalnya. Banyak potensi market yang bisa digarap UMKM Batam. Mulai dari usaha oleh-oleh, kuliner, fesyen, hingga groceries.
Baca juga : Kemenkop UKM Dukung Santripreneur Di Banjarmasin Kembangkan Potensi Madu Kalulut
“Kita juga musti lihat bagaimana karakter wisatawan Singapura yang datang ke Batam. Kebanyakan dari mereka ini merupakan turis residence, yang menghabiskan akhir pekannya ke Batam. UMKM bisa menyediakan segala kebutuhan mereka,” imbuh Teten saat berdiskusi dengan pelaku UMKM yang tergabung dalam komunitas Kreatif ICCN (Indonesia Creative City Network) Kepulauan Riau di Batam, Kamis (31/3).
Selain itu, lanjut Teten, UMKM Batam juga bisa menangkap peluang dengan melakukan re-ekspor ikan hias. Mengingat Singapura menjadi salah satu negara terbesar ekspor ikan hias air tawarnya sebagai komoditas utama.
Baca juga : Gandeng 21 Pelaku Usaha Peternakan, Kementan Genjot Produksi Dan Ekspor
“Tidak masalah untuk re-ekspor kita bisa belajar dari Singapura, untuk kemudian kita garap di Indonesia dengan potensi lautnya yang lebih besar. Karena Singapura juga mere-ekspor ikan hias alaminya dari Malaysia juga Indonesia. Bukan hanya konsumer nya saja yang dibidik tapi juga pebisnis Singapura,” ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya