Dark/Light Mode

Jumlah Pemudik Yang Naik KA Tahun Ini Bakal Lebih Tinggi Dari Lebaran Tahun 2019

Selasa, 26 April 2022 13:49 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan adanya kenaikan jumlah penumpang kereta api saat mudik Lebaran 2022.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri mengatakan, jumlah penumpang kereta api pada mudik Lebaran 2019 hanya 6,85 juta orang, sedangkan pada mudik Lebaran 2022 diperkirakan mencapai 7,66 juta orang.

"Euforia mudik tahun ini cukup luar biasa sejalan dengan kelonggaran yang diberikan Pemerintah. Kalau kita bandingkan 2019 ini meningkat 11 persen ya," katanya dalam Media Gathering 'Mudik Aman dan Mudik Sehat', Selasa (26/4).

Baca juga : Covid Masih Ada, Pemerintah Ingatkan Halal Bihalal Lebaran Kudu Terapkan Prokes

Zulfikri mengaku telah melakukan persiapan matang dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran dan Angkutan Motor Gratis kali ini.

Dari sisi kesehatan, kata Zulfikri, Direktorat Jenderal Perkeretaapian telah mengeluarkan SE 39 yang mengacu pada SE Satgas Covid-19 untuk memastikan bahwa penumpang yang melakukan mudik adalah masyarakat yang sehat.

Sementara dari segi kapasitas, juga telah menyiapkan sarana dan petugas SDM untuk dapat mengakomodir permintaan mudik dan potensi pergerakan yang cukup tinggi terlebih dengan diberlakukannya cuti bersama.

Baca juga : Animo Mudik Tinggi, Tiket Damri Terjual Lebih Dari 12 Ribu Tiket

"Dari segi keselamatan, juga telah melakukan ramp check sejak tanggal 15 Maret 2022 bahkan sampai saat ini sudah 90 persen untuk memastikan sarana dan prasana yang akan digunakan selama program mudik ini," ujarnya.

Terkait ketersediaan tiket, Zulfikri mengungkapkan, tiket kereta api jarak jauh masih tersedia untuk tanggal 26-27 April 2022. Hingga saat ini, untuk keberangkatan tanggal 26-27 April dari Stasiun Gambir masih tersedia sekitar 30 persen dari kapasitas penumpang.

Sementara, dari Stasiun Pasar Senen masih tersedia 10 persen. "Di tanggal 28, 29, 30 April itu tiket sudah habis, sudah 100 persen terjual," ungkapnya.

Baca juga : BPKH Optimis Tahun Ini Calon Jemaah Haji Bisa Berangkat Ke Tanah Suci

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Mohamad Risal Wasal mengaku telah menyiapkan 38 perjalanan kereta api tambahan. Kapasitas perjalanan kereta api tambahan itu sekitar 26.600 penumpang. "Kapasitasnya lebih kurang 38 kereta api dikali 700, itu cukup banyak," ucapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.