Dewan Pers

Dark/Light Mode

Optimalkan Tol Laut, PTPN Group Distribusikan Migor  Ke Wilayah Timur Indonesia

Jumat, 29 April 2022 15:59 WIB
Dirut PT Perkebunam Nusantara III Muhammad Abdul Ghani. (Foto: Istimewa)
Dirut PT Perkebunam Nusantara III Muhammad Abdul Ghani. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) bekerja sama dengan Holding BUMN Pangan (ID Food) mendistribusikan minyak goreng dan gula konsumsi ke wilayah timur Indonesia.

Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III, Muhammad Abdul Ghani mengatakan, pendistribusian kedua komoditas tersebut melalui optimalisasi fasilitas tol laut ke wilayah Indonesia Timur, yaitu dengan rute Medan, Belawan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Pada program pengiriman perdana ini, kapal berangkat pada Kamis (28/4) dengan muatan setara 300 ribu liter, berisi minyak goreng produksi PT INL (Industri Nabati Lestari) dan 800 ton gula konsumsi hasil produksi PTPN II dari Pelabuhan Belawan,” ujar Ghani dalam keterangannya, Jumat (29/4).

Dengan memanfaatkan kapal Tol Laut milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kata Ghani, sinergi distribusi ini akan menjadi solusi atas kendala logistik pangan. Yang biasanya disebabkan biaya atau ongkos logistik yang tinggi.

Berita Terkait : PKS Dirikan Posko Mudik Dr Salim Di 125 Titik di Indonesia

"Selama ini, hal tersebut berdampak pada tingginya komoditas pangan di wilayah tertentu,” ujar Ghani.

Selain itu, pengiriman minyak goreng juga untuk mendukung upaya Pemerintah menjaga ketersediaan pangan. Serta stabilisasi harga pangan hingga ke seluruh wilayah di Tanah Air. Mengingat Holding Perkebunan Nusantara merupakan ujung tombak Pemerintah dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan minyak goreng di masyarakat.

Minggu (17/4), pihaknya juga bersinergi dengan ID Food untuk mendistribusikan 5.500 Metric Ton (MT) minyak goreng curah produksi PT INL melalui jalur laut. 

Ia menjelaskan, distribusi tersebut berawal dari proses pemuatan minyak goreng ke kapal tongkang Panen Makmur 22 di Pelabuhan Kuala Tanjung, Medan, Sumatra Utara. 

Berita Terkait : Jelang Lebaran, Distribusi Migor Curah Bersubsidi Penuhi Target

Selanjutnya, kapal tongkang sandar di pelabuhan Banten, Jawa Barat dan Tanjung Mas Semarang, Jawa Barat. Di Banten, sambung dia, dilakukan penyaluran minyak goreng curah sebanyak 3.000 MT. Sedangkan di Pelabuhan Tanjung Mas sebanyak 2.500 MT.

"Ini bentuk komitmen kami dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan jelang Hari Raya. Hingga 28 April 2022, PTPN Group ditargetkan mampu mendistribusikan 8.500 MT minyak goreng kepada ID Food," ujarnya.

Saat ini, PT INL sebagai anak usaha PTPN memiliki kapasitas produksi minyak goreng curah setara 18 persen kebutuhan nasional.

Ia menambahkan, Holding Perkebunan Nusantara merupakan perusahaan perkebunan sawit terintegrasi dengan produktivitas tertinggi di Indonesia. Di mana, PTPN Group sebagai perusahaan BUMN, memiliki dua peran bagi perekonomian Indonesia. Pertama, mencapai target kinerja dan operasional agar mampu mencetak laba dan profit sebagai sumber pendapatan negara.

Berita Terkait : Jelang Lebaran, PTPN V Distribusikan12 Ton Migor & Gula Murah

Kedua, sebagai stabilisator harga dan pasokan komoditas yang menguasai hajat hidup orang banyak, sebagaimana amanat konstitusi.

Dalam dua tahun terakhir, pihaknya melakukan transformasi perusahaan dan berhasil membawa PTPN Group mencetak laba Rp 4,6 triliun di periode fiskal 2021. Setelah setahun sebelumnya, mencatat kerugian Rp 1,1 triliun.

"Lonjakan drastis profit ini membuktikan strategi dan kebijakan manajemen mampu membawa Holding sebagai kebanggaan baru Indonesia," pungkas Ghani. [IMA]