Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dirut Holding BUMN Pangan Minta Pedagang Percepat Distribusi Migor Curah

Rabu, 6 April 2022 20:56 WIB
Dirut Holding Pangan ID Food Frans Marganda Tambunan (kedua kanan) foto bersama Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad (tengah). (Dok. Istimewa)
Dirut Holding Pangan ID Food Frans Marganda Tambunan (kedua kanan) foto bersama Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad (tengah). (Dok. Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perusahaan Holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Pangan ID Food menggandeng beberapa asosiasi untuk mendistribusikan minyak goreng (migor) curah kepada masyarakat. Salah satunya, Komite Pedagang Pasar (KPP).

"Kali ini kami kembali menggaet Komite Pedagang Pasar (KPP) untuk membantu melakukan distribusi minyak goreng," kata Dirut Holding Pangan ID Food Frans Marganda Tambunan, Rabu (6/5).

Pihaknya berharap, kerja sama dengan asosiasi ini bisa mempercepat proses pendistribusian minyak goreng curah kepada pedagang/masyarakat yang membutuhkan.

"Jangan sampai minyak ini mengarah ke industri atau pengguna yang semestinya tidak diperbolehkan menikmati hal ini," tandasnya.

Berita Terkait : Tunjangan Fungsional Penguji Kendaraan Bermotor Perlu Ditingkatkan

Ia juga berharap, dengan bantuan dari Komite Pedagang Pasar (KPP) ini, tidak ada lagi gejolak terkait distribusi minyak goreng.

Sebab saat ini kata dia, adanya perbedaan harga migor yang sangat jauh antara curah dan kemasan membuat warga memilih membeli minyak curah.

"Margin harga yang sangat tinggi mencapai Rp 9000 tentunya akan membuat warga menggunakan minyak curah," jelasnya.

Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad mengungkapkan, pihaknya berkunjung ke ruangan kerja Dirut Holding Pangan ID Food guna membahas distribusi minyak goreng curah untuk pedagang.

Berita Terkait : PLN Ingatkan Pelanggan Gunakan Instalasi Dan Peralatan Listrik Sesuai SNI

"Saya berkunjung silaturahmi bertemu Pak Frans selaku Dirut Holding BUMN Pangan Id Food, yang memang ditugaskan untuk distribusi minyak goreng ke pedagang, dalam rangka mengatasi kelangkaan dan melonjaknya harga minyak goreng," kata Rosyid Arsyad.

Rosyid Arsyad berharap, ke depan BUMN Holding Pangan Id Food tidak hanya sebatas menjadi distributor pangan, tapi juga bisa menjadi produsen pangan, khususnya minyak goreng.

Pasalnya kata dia, selama ini produsen minyak goreng dimiliki penuh oleh perusahaan swasta.

"Sebaiknya dari hulu sampai hilir BUMN dan Pemerintah yang kendalikan, agar tidak ada lagi gejolak kelangkaan Migor dan harga melambung tinggi," katanya.

Berita Terkait : Kapolri Minta Forkopimda Kawal Proses Distribusi Minyak Curah Agar Tersedia Di Pasar

Rosyid Arsyad optimistis masyarakat akan mendukung jika BUMN punya pabrik migor.

"Negara Indonesia harus menang dari Kartel atau Mafia Pangan. Dan BUMN Pangan harus kuasai pangan dari hulu sampai hilir, dari produksi sampai penjualannya, rakyat Indonesia dukung penuh," tegas Rosyid Arsyad. [FAZ]