Dark/Light Mode

PMN Garuda Diyakini Bisa Redam Keraguan Investor

Sabtu, 30 April 2022 07:30 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. (Foto: Istimewa).
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Karenanya dibutuhkan solusi hukum dan negosiasi dalam proses PKPU, yang akan dilakukan melalui voting pada 22 Mei 2022 untuk mengambil keputusan dari para lessor.

“Dengan berbagai effort yang dilakukan, kami yakin terjadi perdamaian. Namun tak menutup kemungkinan adanya keputusan pailit. Untuk itu, kami terus optimalkan negosiasi dengan para lessor,” bebernya.

Sebagai gambaran, untuk penyelamatan Garuda Indonesia diprediksi membutuhkan dukungan finansial sebesar 936 juta dolar AS (setara Rp 13,4 triliun). Di mana dana tersebut akan diperoleh melalui PMN sebesar 7,5 triliun (527 juta dolar AS) dari Pemerintah dan sisanya dari investor strategis.

Baca juga : KPP Dan Majelis Nur Tariim Doakan Jokowi Bisa Tuntaskan Masalah Migor

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra turut menyambut baik dukungan Panja Penyelamatan Garuda Indonesia.

Ia meyakini, komitmen penuh Panja ini menjadi outlook positif atas langkah berkesinambungan, dengan memaksimalkan momentum pemulihan dan transformasi kinerja di masa penuh tantangan ini.

“Dukungan ini menjadi wujud representasi soliditas ekosistem industri penerbangan. Termasuk di dalamnya DPR atas langkah-langkah pemulihan kinerja yang tengah diakselerasikan Garuda,” ucap Irfan di Jakarta, Jumat (22/4).

Baca juga : WanaArtha Life Kebut Proses Masuknya Investor Baru

Ia menegaskan, PMN tidak akan dipakai untuk membayar utang. Rencananya, dana itu untuk membiayai operasional perusahaan. Misalnya, mengoperasikan kembali armada-armada yang sebelumnya dikandangkan.

Berdasarkan catatan perusahaan, total armada Garuda Indonesia yang aktif sebanyak 29 hingga 35 unit.

Adapun, sebelum restrukturisasi, Garuda memiliki 142 unit pesawat. Jumlah itu berkurang 50 persen pada 2021 dan kembali berkurang pada 2022. Sedangkan total utang Garuda hingga Desember 2021 mencapai Rp 139 triliun.  [IMA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.