Dewan Pers

Dark/Light Mode

WTON Selesaikan Produksi Bantalan Kereta Cepat Jakarta Bandung Lebih Cepat

Rabu, 18 Mei 2022 15:44 WIB
PT Wijaya Karya Beton Tbk produksi bantalan Kereta Cepat Jakarta Bandung.
PT Wijaya Karya Beton Tbk produksi bantalan Kereta Cepat Jakarta Bandung.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Wijaya Karya Beton Tbk mendapatkan kepercayaan dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk memproduksi Slab Ballastless Track (Slab Track) untuk lintasan proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB).

Kini, Wika Beton berhasil menyelesaikan produksi bantalan Kereta Cepat dalam waktu lebih cepat 2 pekan dari target yang ditetapkan, yakni 31 Mei 2022, dengan tetap memperhatikan kualitas dan mutu produk.

Berita Terkait : Dijagokan Jadi Pj Anies, Heru: Masih Banyak Kandidat Yang Lebih Baik

Dari total kebutuhan proyek sebanyak 30.177 buah Slab Track, WIKA Beton mendapatkan porsi pekerjaan 49 persen atau sebanyak 14.786 buah melanjutkan pekerjaan dari Sinohydro sebanyak 51 persen.

Tak hanya lebih cepat, WIKA Beton juga berhasil mengadaptasi teknologi produksi Slab Track asal Tiongkok ini dengan biaya yang lebih efisien. Pasalnya, WIKA Beton mampu menyelesaikan produksi dengan melibatkan jumlah pekerja lokal yang lebih ramping yakni sebanyak 283 orang.

Berita Terkait : Kemenangan Jadi Harga Mati

“WIKA Beton bekerja secara maksimal menyelesaikan produksi slab track dan produk lainnya dalam mendukung pelaksanaan pekerjaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini dengan jaminan biaya, waktu dan mutu kualitas terbaik dengan tetap menjalankan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan kerja,” ujar Direktur Utama PT Wijaya Karya Beton Tbk, Kuntjara dalam keterangannya, Rabu (18/5).

Sebagai informasi, di dalam proyek KCJB ini WIKA Beton tak hanya berpartisipasi pada produksi Slab Track, tetapi juga pembangunan struktur lintasan berupa produksi Bantalan Jalan Rel (BJR) atau Railway Sleepers dan penyediaan Ready Mix Concrete melalui 4 batching plant, yaitu batching plant Halim, batching plant Karawang, batching plant Walini, dan batching plant Baros. 

Berita Terkait : Ini 3 Talenta Lokal Yang Merapat Ke Maung Bandung