Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tambah Fitur Investasi
Bank Mandiri Yakin Pengguna Livin' Tembus 16 Juta Hingga Akhir Tahun
Senin, 23 Mei 2022 18:44 WIB
Sebelumnya
Alexandra menambahkan, nasabah juga tidak perlu mengeluarkan modal besar, dengan fitur Livin’ Investasi nasabah dapat melakukan pembelian reksa dana mulai dari Rp 100.000.
Nasabah juga dapat memantau portofolio yang dimiliki kapan saja dan di mana saja dengan lebih praktis di dalam satu aplikasi, Bank berlogo pita emas ini menilai, fitur ini akan sangat menarik bagi nasabah, terutama bagi generasi milenial yang berminat untuk mengalokasikan dananya ke dalam instrumen investasi.
Apalagi, instrumen investasi reksa dana merupakan telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, Bank Mandiri juga merupakan agen penjual yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Fitur Livin’ Investasi, lanjut Alexandra memberikan beragam kemudahan bagi nasabah. Salah satunya, nasabah dapat menentukan jenis portofolio yang sesuai dengan profil risiko termasuk besaran investasi. Artinya, nasabah tidak perlu pindah-pindah aplikasi untuk melakukan pembelian ataupun pembayaran, semua bisa langsung terpenuhi di Livin' by Mandiri.
“Bank Mandiri tidak hanya fokus pada penyediaan layanan finansial saja, namun juga mengedepankan pemberian advisory yang tepat kepada nasabah,” jelas Alexandra.
Baca juga : Analis: Bisnis Telkom Masih Akan Tumbuh Hingga Akhir Tahun
Pihaknya berharap, adaptasi bisnis melalui digitalisasi transaksi produk-produk investasi ini dapat memperluas segmentasi target dan pengeloaan dana nasabah yang lebih terintegrasi.
Tak hanya itu, sebagai perwujudan komitmen perseroan dalam memberikan solusi transaksi nasabah. Livin' by Mandiri juga menghadirkan keterbukaan ekosistem agar dapat terintegrasi dengan ekosistem digital lainnya.
“Ke depan, Livin' akan terus berinovasi dan membawa fitur-fitur dan kerja sama ekslusif lainnya untuk memberi kenyamanan kepada nasabah,” pungkas Alexandra.
Senior Vice President (SVP) Digital Banking Bank Mandiri Sunarto Xie menambahkan, ditambahnya fitur investasi ini mulai menunjukkan masyarakat yang melek terhadap investasi. Pengembangan fitur investasi ini pun akan terus dilakukan ke depan.
“Sekitar 2 bulan lagi kami ingin tambah produknya ke obligasi maupun ORI (Obligasi Ritel Indonesia) seperti Surat Berharga Negara (SBN),” ujarnya di kesempatan yang sama.
Baca juga : Pengembangan Industri Baterai IBC Makin Cerah
Sementara dari sisi user, saat ini Livin’ memiliki 11 juta.Diharapkan sekitar 10 persennya saja melakukan investasi di Livin’ sudah sangat besar bagi Bank Mandiri.
“Kalau 10 persen saja sekitar 1,1 juta jika dihitung sudah besar. Hari ini saja, setengah hari transaksi reksa dana mencapai Rp 2-3 miliar,” sebut Sunarto.
Per hari, ada sekitar 5-6 juta pelanggan yang login di Livin’. Maka tak heran, jika pihaknya optimistis fitur investasi ini akan bertumbuh.
Sunarto menyebut, Livin’ ini ibarat mall nya Bank Mandiri, pihaknya ingin semua kebutuhan tersedia di sana. Per bulan ada sekitar 1 juta penambahan nasabah.
“Prediksi kami sampai akhir tahun bisa sampai 16 juta pengguna. Adanya fitur investasi ini kami percaya akan mampu mendongrak jumlah pengguna. Namun kami ingin bukan hanya banyak penggunanya saja tetapi produktivitas pengguna juga tinggi. Jadi banyak layanan yang digunakan,” ujarnya.
Baca juga : Jumlah Penumpang Pesawat Di Bandara AP ll Tembus 2 Juta Orang
Tak hanya itu, dengan kehadiran fitur Livin’ Investasi, Bank Mandiri optimis pertumbuhan bisnis Wealth Management dapat meningkat, terutama dari sisi investor ritel.
Adapun saat ini, jumlah nasabah kelolaan Wealth Management Bank Mandiri saat ini telah mencapai 127 ribu nasabah dan diperkirakan akan tumbuh lebih dari delapan kali lipat pada tahun 2024.
Sebagai informasi tambahan, sejak diluncurkan pada Oktober 2021 lalu Livin' by Mandiri telah menjadi produk utama Bank Mandiri untuk segmen ritel yang menawarkan beragam keunggulan, yaitu layanan keuangan yang terintegrasi dalam satu aplikasi, serta menjadi platform ekosistem digital favorit nasabah.
Hal ini tercermin dari jumlah transaksi Livin' by Mandiri yang mampu mencapai 600 juta transaksi pada April 2022. Jumlah tersebut berhasil tumbuh lebih dari 70 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Geliat digitalisasi yang dilakukan Bank Mandiri juga berdampak positif pada peningkatan pengguna Livin' by Mandiri. Saat ini Super App andalan perseroan ini telah mencatat hampir 12 juta pengunduh sejak diluncurkan pada Oktober 2021 atau tumbuh tiga kali lipat. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya