Dark/Light Mode

Mudik Usai, Gapasdap Minta Penjualan Tiket Online Dievaluasi

Selasa, 24 Mei 2022 20:38 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

 Sebelumnya 
Sementara Sekretaris Gapasdap Rivai Aminuddin mengatakan, masukan-masukan itu merupakan wujud perbaikan ke depan dalam rangka evaluasi penyelenggaraan transportasi penyeberangan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selaku Badan Kepengusahaan Pelabuhan penyeberangan.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menegaskan, akan terus meningkatkan dan menyempurnakan sistem ticketing online yang mulai digunakan pada 1 Mei 2020.

Baca juga : Mau Nikah Lagi, Tsania Marwa Lebih Realistis

Pada puncak arus mudik, Shelvy mengakui aplikasi Ferizy mengalami perlambatan akibat lonjakan jumlah pengakses yang akan memesan tiket. Shelvy mengungkapkan, lonjakan terjadi bahkan hingga 10 kali lipat.

"Adanya informasi yang menyampaikan bahwa Aplikasi Ferizy sering mengalami gangguan, saat ini dapat kami sampaikan bahwa aplikasi berjalan secara normal," jelasnya.

Baca juga : Anies-Puan Bikin Geger

Setelah kejadian tersebut, ASDP bersama mitra pengembang yakni PT Telkom, segera melakukan penanganan atau tindakan perbaikan pada kesempatan pertama.

ASDP juga menerapkan pengaturan arus kendaraan masuk pelabuhan melalui kebijakan Port Capacity Management (PCM) yang terintegrasi dengan sistem pertiketan digital Ferizy.

Baca juga : Kesulitan Jual TBS, Petani Sawit Minta Larangan Ekspor CPO Dicabut

PCM membantu menyeimbangkan antara suplai (kapasitas kapal) dan permintaan (arus penumpang) yang dapat mengantisipasi antrian panjang. Ke depannya, ASDP mengimbau agar pelanggan bisa melakukan reservasi tiket mandiri jauh hari sebelum perjalanan melalui reservation atau aplikasi Ferizy.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah melaporkan aktivitas mudik lebaran 2022 kepada Presiden Jokowi. BKS, sapaan akrab Budi Karya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku transportasi mengawal jalannya aktivitas mudik 2022. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.