Dark/Light Mode

Teken MoU Dengan Unhas, KAI Operasikan Jalur KA Di Sulsel

Sabtu, 4 Juni 2022 13:21 WIB
Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo dan Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan serta Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia. di Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin, Makassar, Jumat (3/6).
Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo dan Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan serta Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia. di Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin, Makassar, Jumat (3/6).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Hasanuddin tentang Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan serta Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia. 

Penandatanganan MoU ini dimaksudkan sebagai komitmen dan landasan untuk melaksanakan kerja sama ke depannya. 

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo dan Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa di Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin, Makassar, Jumat (3/6). 

Baca juga : Rusia Siap Teken Perjanjian Damai Dengan Ukraina, Reaksi Kiev Ditunggu

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo mengatakan, langkah kolaborasi KAI dengan Unhas ini sangat penting. Hal ini dikarenakan Unhas merupakan stakeholder perkeretaapian di bidang akademika yang dibutuhkan KAI untuk bersama-sama membangun ekosistem baru serta perubahan budaya masyarakat dalam bertransportasi. 

Dahulu, transportasi KA di Sulawesi Selatan sudah ada pada tahun 1923. Jalur sepanjang 47 km rute Pasarbutung-Takalar dioperasikan oleh Staatstramwegen op Celebes (STC) yang merupakan operator KA Hindia Belanda. Namun jalur tersebut diberhentikan operasionalnya pada 1930 karena adanya krisis ekonomi yang melanda dunia.

Tahun ini, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan berencana mengoperasikan KA Makassar - Parepare tahap I yang menghubungkan Marros - Barru sepanjang 71 km. Proyek Jalur KA Makassar - Parepare tersebut merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Baca juga : Anak Muda NTT Minta Dibangun Universitas Peradaban Pancasila Di Ende

“Sehubungan dengan rencana pengoperasian KA tersebut, KAI segera bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin untuk melakukan kajian atau studi dan seluruh evaluasi yang diperlukan untuk memastikan kereta api ini dapat beroperasi secara sustainable di Makassar baik dari segi angkutan penumpang maupun barang,” kata Didiek.

Didiek berharap studi atau kajian yang akan dilakukan ini dapat segera tereksekusi dan tim bersama dapat fokus melaksanakan langkah-langkah strategis yang diperlukan dalam rangka persiapan pengoperasian kereta api di Sulawesi Selatan.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa menuturkan bahwa kerja sama yang akan dilakukan antara Unhas dan KAI merupakan bentuk perhatian dan dukungan yang serius terhadap perkembangan proyek pembangunan kereta api di Sulawesi Selatan. 

Baca juga : Hore, JakCard Bank DKI Bisa Dipakai Di NTT

“Banyak hal yang harus kita persiapkan bersama guna mewujudkan impian masyarakat Sulawesi Selatan untuk menikmati fasilitas kereta api sebagai alternatif moda transportasi yang aman dan nyaman," kata Jamaluddin.■
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Live KPU