Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pembangunan IKN, Stimulus Pemerataan Pertumbuhan Perekonomian Nasional
Sabtu, 18 Juni 2022 14:56 WIB
Sebelumnya
Pengembangan economic super hub akan dikembangkan dalam enam klaster ekonomi strategis, resilien, dan inovatif. Meliputi klaster industri teknologi bersih, klaster farmasi terintegrasi, klaster industri pertanian berkelanjutan, klaster ekowisata, klaster kimia dan produk turunan kimia, dan klaster energi rendah karbon.
Di samping itu, terdapat juga dua klaster pendukung, yaitu pendidikan abad ke-21 serta smart city dan Pusat Industri 4.0.
“Pemindahan IKN ke Pulau Kalimantan, dan menjadikannya sebagai economic super hub, merupakan salah satu strategi menggeser porsi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, dari barat menjadi lebih ke timur,” jelas Menko Airlangga.
Ibu Kota baru yang diberi nama Nusantara ini memiliki visi sebagai kota dunia, untuk semua yang dibangun dan dikelola. Dengan tujuan menjadi kota berkelanjutan di dunia, penggerak ekonomi Indonesia di masa depan, dan menjadi simbol identitas nasional yang merepresentasikan keberagaman bangsa Indonesia, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Baca juga : Basuki: Pembangunan Bendungan Kerek Produksi Pangan
“Adanya kolaborasi dan partisipasi setiap pemangku kepentingan terkait, merupakan kunci utama lancarnya pembangunan IKN," ujar Menko Airlangga.
Hadirnya berbagai elemen yang berkontribusi positif, termasuk dari kalangan perguruan tinggi, diharapkan mampu mempercepat realisasi investasi dalam pembangunan IKN Nusantara.
"Ini sejalan dengan strategi pembangunan, yang telah direncanakan pemerintah,” ucap Menko Airlangga.
Pembangunan IKN tentunya membutuhkan suplai SDM berkualitas, khususnya dari penduduk sekitar IKN.
Baca juga : Tuntas Tepat Waktu, Jalintim Percepat Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera
Sehingga, peningkatan anggaran pendidikan nasional menjadi salah satu jalan bagi pemerintah, untuk meningkatkan kualitas SDM.
Tahun 2022, telah dialokasikan anggaran pendidikan yang jumlahnya mencapai Rp 542,8 triliun.
Center of excellence yang dibutuhkan di IKN, antara lain meliputi green city, transformasi digital, dan pembangunan teknologi hydropower di Kalimantan, yang di hilirnya bisa membangkitkan industri berbasis hidrogen.
"Ini bisa didorong dari Pusat Studi Universitas Balikpapan. Saya juga ingin, startup Unicorn baru, suatu saat bisa muncul dari inisiatif mahasiswa universitas ini,” pungkas Menko Airlangga.
Baca juga : OJK Dan Bappenas Sinergi Pulihkan Ekonomi Nasional
Acara ini turut dihadiri anggota DPR, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Rektor Universitas Balikpapan Isradi Zainak, dan Ketua Dewan Pembina Yapenti-DWK Rendi Susiswo Ismail. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya