Dewan Pers

Dark/Light Mode

Di Acara Pameran Karya Kreatif

Bank Indonesia Siap Kasih Tips Kembangkan Bisnis UMKM

Selasa, 9 Juli 2019 17:51 WIB
Bank Indonesia. (Istimewa)
Bank Indonesia. (Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) fasilitasi business matching (temu bisnis) dan business coaching (konsultasi bisnis) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan kapasitas bisnis dan memperluas akses pasar UMKM.

Dua kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari rangkaian Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019 yang akan kembali digelar pada 12-14 Juli 2019 di Exhibition Hall A, Jakarta Convention Center.

Berbeda dari tahun sebelumnya, KKI 2019 memfasilitasi business matching antara pelaku UMKM dengan lembaga keuangan, marketplace, dan agregator/importir luar negeri.

Berita Terkait : BUMN dan Kalangan Bisnis Indonesia Bidik Pasar Pasifik

Business matching bertujuan untuk memberikan apresiasi dan menggalang komitmen dalam rangka pengembangan UMKM, antara lain dengan memperluas kesempatan UMKM dalam mendapatkan akses pembiayaan, kerja sama dan komitmen pemasaran produk UMKM untuk ekspor melalui agregator, serta pemanfaatan e-commerce.

Kepala Departemen Pengembangan UMKM Bank Indonesia Budi Hanoto mengatakan bahwa KKI 2019 ini, akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Konsepnya tahun ini akan selebrasi dengan UMKM yang di bina oleh BI yang dari tahun ke tahun bisa naik kelas.

"Prinsip acara KKI 2019 ini, yakni tiada hari tanpa peragaan busana dan kemudian untuk menangkap kemeriahan ada pesta kuliner dan kopi dan ada kegiatan inetgrasi di mana pengunjung bisa one stop menikmati suguhan. Dan hal transaksi ada kemudahan info belanja, pembayaran transaksi non tunai, digital," ujar dia di Gedung BI Jakarta, Selasa (9/8/2019).

Berita Terkait : Presiden Jokowi : BUMN Indonesia Siap Dukung Pembangunan di Saudi

Budi menuturkan KKI 2019 ini akan ada talkshow yang akan disajikan dengan topik isu terkiat tema. Di mana tema dorong ekspor, kemudian isu mengenai bagaimana UMKM manfatakan platform digital.

"KKI tahun ini ada bisnis matching. Ini beda dengan KKI tahun sebelumnya," ungkap dia.

Selain itu, dalam KKI 2019, Bank Indonesia juga memperluas kegiatan business coaching untuk menyediakan informasi dan konsultasi kepada pelaku bisnis khususnya UMKM maupun calon pelaku bisnis mengenai persyaratan yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis melalui kegiatan ekspor, termasuk kemudahan bagi pelaku UMKM, serta mempertemukan UMKM dengan e-commerce dalam rangka perluasan akses pasar.

Berita Terkait : Perannya Makin Penting, Tapi Sayang Gaji Pelaut Indonesia Masih Minim

"Melalui kegiatan business coaching, pelaku UMKM diharapkan mendapatkan informasi, tips/trik, dan persyaratan agar dapat mengembangkan kapasitasnya untuk memperluas bisnisnya hingga ke pasar ekspor," pungkas dia. [JAR]