Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pagi ini nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,08 persen ke level Rp 14.865 per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 14.852 per dolar AS.
Mayoritas pergerakan mata uang di kawasan asia juga melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang minus 0,04 persen, won Korea Selatan turun 0,12 persen, baht Thailand anjlok 0,33 persen, peso Filipina minus 0,06 persen, yuan China melemah 0,06 persen, ringgit Malaysia minus 0,09 persen serta dolar Hong Kong turun 0,01 persen.
Baca juga : Awas, Petani Beralih Profesi
Indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya, naik 0,59 persen menjadi 105,07. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,29 persen ke level Rp 15.495, terhadap poundsterling Inggris minus 0,25 persen ke level Rp 17.946, dan terhadap dolar Australia juga minus 0,28 persen ke level Rp 10.188.
Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim mengatakan, nilai tukar rupiah berpotensi kembali berada dalam tekanan, karena dipengaruhi sentimen dari luar negeri. Terutama adanya, kekhawatiran pasar masih yang berlanjut, sehingga membuat aset berisiko cenderung dihindari.
Baca juga : Pagi Ini Rupiah Kembali Tak Berdaya
“Saat ini, pasar masih menunggu hasil data ekonomi AS terkait pertumbuhan ekonomi kuartal I-2022,” kata Ibrahim dalam riset hariannya, Kamis (30/6).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah akan berada pada rentang Rp 14.840-Rp 14.890 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya