Dewan Pers

Dark/Light Mode

AMKA Komit Tingkatkan Pengunaan Produk Dalam Negeri

Jumat, 1 Juli 2022 18:50 WIB
Direktur Utama PT Amarta Karya (AMKA), Nikolas Agung. (Foto: Istimewa)
Direktur Utama PT Amarta Karya (AMKA), Nikolas Agung. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Utama PT Amarta Karya (AMKA), Nikolas Agung menyatakan pihaknya terus berkomitmen mendukung Intruksi Presiden Nomor  2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi.

"Kami terus berkomitmen mendukung Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 untuk memperkuat ekosistem perekonomian Indonesia melalui peningkatan penggunaan produk dalam negeri dengan membeli produk asli buatan Indonesia," ujar Nikolas, melalui keterangannya, Jumat (1/7).

Untuk menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan ke PT Amarta Karya (AMKA) (Persero).

Berita Terkait : Di AS, Yasonna Sampaikan Pentingnya Pancasila Dalam Jaga Kerukunan

Sebanyak 120 BUMN dilakukan reviu atau penelahan kembali pelaksanaan P3DN oleh BPKP. Pada Mei 2022, telah dilaksanakan reviu terhadap 63 BUMN. Satu di antaranya, merupakan PT. AMKA.

Hasil tersebut, telah dilaporkan oleh Ketua BPKP Pusat, Muhammad Yusuf Ateh dalam acara Rapat Kordinasi Nasional Pengawasan Intern (Rakornaswasin) pada tanggal 14 Juni 2022 yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menilik hasil TIM BPK tersebut, PT AMKA berhasil meraih angka 71 persen dalam lini bisnisnya sebagai perusahaan kontruksi. Realisasi ini, merupakan buah pengadaan pemenuhan TKDN per 30 April 2022.

Berita Terkait : BNI Dan DJP Sinergi Tingkatkan Layanan Perpajakan

Nikolas merincikan, saat ini di internal AMKA telah terbentuk Tim P3DN yang bertugas menyusun kebijakan dan roadmap serta monitoring atas pelaksanaan P3DN di PT AMKA.  

"Kami syukuri atas pencapaian yang sudah kita raih, namun ke depannya kami akan terus tingkatkan implementasi TKDN dalam lini bisnis kami. Sehingga, dapat mengurangi pengadaan impor dan mendukung produk buatan Indonesia," ungkapnya.

Nikolas menjelaskan, salah satu lini bisnis AMKA yaitu manufaktur seperti Steel Bridge, Suspension Bridge, Girder Bridge, Panel Bridge, Movable Bridge. Adapun, proyek yang digarap oleh Amarta Karya dan sudah menggunakan produk dalam negeri salah satunya adalah Jembatan Gantung Pejalan Kaki milik Kementerian PUPR.

Berita Terkait : Di KTT G7, Jokowi & PM Modi Bahas Penguatan Kerja Sama Pangan

Seperti diketahui, kunjungan dalam rangka reviu atas pelaksanaan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), Tim BPKP Provinsi DKI Jakarta didampingi oleh Senior Vice President Satuan Pengawas Intern (SPI) AMKA Rokhimin dan Senior Vice President Divisi Supply Chain Management & IT AMKA Herman Zufrie beserta pejabat Amarta Karya yang lain. Adapun penugasan BPKP ke PT AMKA tersebut dilaksanakan selama 10 hari mulai dari tanggal 17 Mei hingga 3 Juni 2022. ■