Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pacu Produktivitas Kebun Tebu
Dirut PTPN Pede Swasembada Gula
Jumat, 8 Juli 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
Pemerintah melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 menargetkan swasembada gula konsumsi di tahun 2025. Dan salah satu langkah strategis Kementerian BUMN dalam mencapai swasembada gula nasional adalah pembentukan SGN.
SGN saat ini mengonsolidasikan 36 pabrik gula di seluruh Indonesia. “Untuk mencapai swasembada GKP tahun 2025, produksi GKP dalam negeri harus sebesar 3,9 juta ton,” rincinya.
Ghani menekankan, PTPN Group melalui SGN mendukung penuh upaya Pemerintah dalam mewujudkan swasembada gula nasional. Dukungan tersebut tidak semata berlandaskan perhitungan dan kalkulasi usaha dan aspek komersial.
Baca juga : Gandeng PTPN X, Petrokimia Gresik Gelar Program Makmur
PTPN Group sebagai perusahaan BUMN, memiliki kewajiban moral untuk membangun dan mendukung ketahanan pangan. Termasuk ketersediaan pasokan dan stabilitas harga gula konsumsi. “Melalui SGN, PTPN Group akan melakukan transformasi kelas dunia di komoditas tebu dan gula,” tegasnya.
Ia juga meyakinkan, PTPN Group memberikan tanggung jawab dan target operasional kepada SGN, agar mampu memproduksi gula konsumsi sebanyak 2,6 juta ton per tahun. Serta meningkatkan produktivitas perkebunan tebu dari 67 ton per hektar (ha) menjadi 97 ton per ha.
Menurutnya, ini merupakan target jangka menengah, yang harus terealisasi pada 2030. Dalam rangka memenuhi target tersebut, SGN telah menyusun cetak biru (blueprint) model bisnis dan operasional. Di dalam blue print tersebut, SGN akan meningkatkan kinerja operasional, baik di sektor hulu, maupun hilir.
Baca juga : Embung Tingkatkan Produktivitas Petani Bawang Di Enrekang
Selanjutnya di sektor hulu, SGN berupaya melakukan ekstensifikasi (peningkatan produksi melalui penambahan luas lahan tebu), yakni melalui serangkaian kerja sama pemanfaatan lahan. Termasuk lahan bengkok milik Pemerintah desa di seluruh Indonesia.
Direktur Utama SGN Aris Toharisman menambahkan, SGN juga melakukan intensifikasi (peningkatan produktivitas bahan baku tebu) melalui pendampingan dan pembinaan Petani Tebu Rakyat (PTR).
Saat ini PTPN Group menguasai 132.524 ha lahan tebu, sedangkan total lahan tebu milik PTR mencapai 228.584 ha. Pihaknya akan melakukan serangkaian pendekatan, pembinaan, dan pendampingan kepada PTR.
Baca juga : Mendag Lutfi: Perdagangan Komoditas Dunia Perlu Ditata Ulang
Perusahaan akan memperbaiki sistem budidaya tebu melalui perbaikan kualitas bibit, pupuk, dan pestisida. Serta pengaplikasian teknologi dan smart farming, akses permodalan serta asuransi pertanian, hingga jaminan pembelian hasil panen (off-taker).
“Melalui serangkaian pendampingan holistik, harapannya produktivitas tebu PTR meningkat,” yakin Aris.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya