Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Petrokimia Gresik Resmikan Pabrik NPK Organik Phonska Alam Pertama Di Indonesia
Selasa, 19 Juli 2022 14:06 WIB
Sebelumnya
“Jika selama ini petani organik menggunakan cara-cara konvensional untuk memberikan unsur hara N, P dan K pada tanaman, misal memanfaatkan air cucian beras, pohon pisang. Sekarang kami menawarkan cara yang lebih efektif, efesien dan terukur atau terstandarisasi melalui Phonska Alam,” ujar Dwi Satriyo.
Aplikasinya dalam satu hektare pertanian organik idealnya membutuhkan 20 ton pupuk kandang. Sedangkan dengan menggunakan Phonska Alam cukup membutuhkan sekitar 1,3 ton, karena 600 kg pupuk Phonska Alam kandungannya setara dengan 9 ton pupuk kandang.
“Dalam budidaya pertanian organik pupuk kandang tetap dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan karbon tanaman atau C/N ratio, jadi penggunaannya harus dikombinasikan,” tandas Dwi Satriyo.
Menurutnya melalui sejumlah demplot dan promosi yang telah kami lakukan di Pulau Jawa dan Bali, animo dari petani organik sangat baik dalam menyambut produk Phonska Alam ini. Produk ini akan melengkapi pupuk organik granul Petroganik.
Baca juga : Laba Petrokimia Gresik Tumbuh 175 Persen
Sementara berbicara terkait pengembangan, Dwi Satriyo menambahkan pihaknya ke depan akan melakukan peningkatan kapasitas produksi dan memperluas pasar dengan masuk ke sistem pertanian organik tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan.
Menurutnya seiring dengan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan, permintaan komoditas pangan dengan cara budidaya organik menjadi tinggi.
"Ini merupakan upaya kami untuk menjaga ketahanan pangan dengan menyiapkan produk inovatif sesuai dengan kebutuhan petani dan masyarakat,” ujarnya.
Terkait lahirnya Phonska Alam, Komisaris Utama Petrokimia Gresik, Nugroho Purwanto yang turut menyaksikan peresmian operasional pabrik Phonska Alam menyampaikan bahwa produk baru ini merupakan hasil pemanfaatan teknologi yang dimilili Petrokimia Gresik untuk memberikan solusi baru.
Baca juga : Pengamat Ingatkan Elit PKB, Soal PR Besar Dalam Koalisi Indonesia Raya
Ia berharap perusahaan terus mengoptimalkan teknologi untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
“Petrokimia Gresik selalu melahirkan produk inovatif, termasuk Phonska Alam bagi teknologi pertanian organik. Saya berharap produk-produk baru perusahaan kedepan, bisa menjadi pilihan petani,” ujar Nugroho.
Usai meresmikan Pabrik Phonska Alam, Dwi Satriyo beserta jajaran dan karyawan langsung melakukan panen bersama tanaman hasil uji aplikasi produk-produk pupuk baru Petrokimia Gresik di area Buncob.
Sebelum produk baru kami pasarkan, Petrokimia Gresik selalu melakukan uji aplikasi di Buncob dan program demonstration plot di beberapa daerah.
Baca juga : Arab Saudi Rilis Panduan Haji Online Berbahasa Indonesia
"Ini merupakan upaya perusahaan untuk menjamin kualitas produk-produknya. Dengan demikian, petani benar-benar mendapatkan produk yang teruji kualitasnya,” pungkas Dwi Satriyo.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya