Dark/Light Mode

Gandeng Volta - MCAS Group, PLN Bahas Strategi Perbanyak SPBKLU

Sabtu, 23 Juli 2022 22:04 WIB
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (tengah) bersama Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril (kanan) di acara Focus Group Discussions (FGD) di Hotel Andaz, Denpasar, Sabtu (23/7). (Dok. PLN)
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (tengah) bersama Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril (kanan) di acara Focus Group Discussions (FGD) di Hotel Andaz, Denpasar, Sabtu (23/7). (Dok. PLN)

 Sebelumnya 
CEO PT M Cash Integrasi Tbk, Martin Suharlie mengungkapkan bahwa upaya ini merupakan komitmen perusahaannya untuk dapat terus memberikan dampak sosial bagi masyarakat Indonesia.

"Melalui Volta dan sistem ganti baterai yang di kembangkan oleh Group, kami berjalan dan bersinergi bersama PLN untuk terus memperkuat ekosistem EV di Indonesia," ucap Martin.

Baca juga : Bertemu Bos JICA, Basuki Bahas Pembangunan IKN

Hal senada disampaikan CEO Energi Selalu Baru, Iwan Suryaputra.

Dirinya optimistis diskusi ini dapat menghasilkan gagasan untuk memperluas aksesibilitas SPBKLU.

Baca juga : Sandi Gandeng Mitra Strategis Untuk Kembangkan Desa Wisata

“Ini merupakan upaya percepatan pembangunan energi bersih transportasi yang berkelanjutan di Indonesia guna mewujudkan misi menciptakan Indonesia yang lebih hijau,” ujarnya.

Sebelumnya, PLN telah memulai dengan program-program ekosistem EV. PLN telah membuat SPKLU, home charging, layanan listrik yang prioritas untuk fasilitas EV, dan juga sistem digital yang terintegrasi dengan PLN Mobile.

Baca juga : Gandeng Pemkab Tangerang, PLN UIP Jawa Bagian Barat Koordinasi Penlok SUTT Tigaraksa

Namun, penguatan ekosistem EV harus terus dilakukan dengan kolaborasi semua pihak.

"PLN membuka diri berkolaborasi dengan berbagai pihak demi mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," pungkas Darmawan. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.