Dark/Light Mode

Gandum Bisa Diganti Sorgum

Produk Lokal Penyelamat Dari Krisis Pangan Global

Senin, 15 Agustus 2022 06:35 WIB
Ilustrasi Gandum. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi Gandum. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Anggota Komisi IV DPR Muhammad Syafrudin merespons positif upaya Kementan memanfaatkan sorgum sebagai substitusi gandum.

“Substitusi itu langkah tepat. Tidak hanya sorgum, sagu, sing­kong juga bisa dijadikan bahan tepung-tepungan dan untuk sub­stitusi gandum,” kata Syafrudin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/8).

Dari sisi kualitas gizi dan kandungan nutrisi, menurut Syafrudin, sorgum juga lebih unggul karena diklaim tidak mengandung zat aloksan yang bisa menyebabkan diabetes.

Baca juga : Jokowi - Pimpinan Lembaga Negara Duduk Bareng Bahas Krisis Global

“Kalau ini benar, sudah saat­nya Indonesia mulai mengem­bangkannya. Karena ini baik untuk kesehatan. Tentu Komisi IV DPR akan terus mendukung­nya,” tegas Syafrudin.

Koordinator Koalisi Rakyat un­tuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdullah menerangkan, saat ini momentum tepat untuk meningkatkan produksi dan peman­faatan sorgum sebagai substitusi gandum. Agar Indonesia tidak ketergantungan impor.

Said bilang, potensi sorgum untuk substitusi gandum cukup besar. Namun harus diperhatikan juga, saat nanti produksi sudah meningkat, bagaimana kesiapan industri menyerap hasil tanam petani.

Baca juga : Manjain Delegasi G20, Telkomsel Perluas Jaringan 5G Di Bali

“Jangan sampai industri nggak menerima,” kata Said kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Untuk meningkatkan produksi serta pemanfaatan sorgum se­bagai substitusi gandum, lanjut Said, juga dibutuhkan political will dari Pemerintah.

Bentuknya bisa berupa keringanan pajak hingga subsidi yang diberikan bagi petani sam­pai tingkat industri. Aar mereka mau memproduksi dan menggu­nakan sorgum sebagai substitusi gandum. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.