Dark/Light Mode

Grab Bantah Tunjuk Ustaz Yusuf Mansur Jadi Komisaris

Jumat, 7 Oktober 2022 15:25 WIB
Grab. (Foto: Ist)
Grab. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Grab Indonesia menegaskan Ustaz Yusuf Mansur tidak pernah terdaftar sebagai dewan komisaris Grab Holdings Limited.

Hal ini sekaligus menepis kabar dari video viral yang beredar pengakuan Yusuf Mansur menjadi komisaris Grab.

Baca juga : Mak Ganjar Kalbar Berdoa Untuk Indonesia Dan Korban Tragedi Kanjuruhan

Head Corporate and Policy Communications Grab Indonesia, Dewi Nuraini menegaskan, video tersebut tidak benar adanya. "Terkait unggahan video yang beredar di media sosial mengenai klaim Ustaz Yusuf Mansur sebagai Komisaris dari Grab Holdings Limited, bersama ini kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar," katanya dalam keterangan resminya, Jumat (7/10).

Dewi mengatakan, pemimpin Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an ini tidak pernah terdaftar menjadi Dewan Komisaris Grab Holdings Limited (NASDAQ:GRAB)," tegasnya.

Baca juga : Dukung Ganjar, Kalimantan Timur Ingin Wujudkan Santri Mandiri

Dewi menjelaskan informasi resmi terkini mengenai struktur organisasi Grab Holdings Limited dapat diakses publik melalui website resmi Grab.

Dewi juga memastikan Ustaz Yusuf Mansur pun tak pernah ditunjuk sebagai komisaris di Grab Indonesia. "Tidak pernah ada penunjukkan Yusuf Mansur sebagai komisaris,"  jelasnya.

Baca juga : Jakarta Udah Siap Jadi Kota Ekonomi

Sebelumnya, Ustaz Yusuf Mansur bicara soal status perusahaan startup dari unicorn hingga decacorn. Menurutnya, saat ini hanya Grab yang sudah menyandang status sebagai decacorn.

Kemudian, Yusuf Mansur mengaku merupakan komisaris di Grab. "Nah yang hari ini, yang sudah South East Asia itu Grab. Selamat buat Grab. Saya komisaris di sana. Loh iya, gue diem aja digaji," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.