Dark/Light Mode

Jokowi Bertemu PM Selandia Baru

Pebisnis Negeri Kiwi Diajak Investasi Di Sektor Energi

Sabtu, 19 November 2022 06:35 WIB
Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern di Hotel Kimpton Maa-Lai, Bangkok, Jumat (18/11/2022) pagi. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern di Hotel Kimpton Maa-Lai, Bangkok, Jumat (18/11/2022) pagi. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern, di sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economic Cooperation (KTT APEC) di Bangkok, Thailand, kemarin. Pertemuan itu membahas hubungan ekonomi, transisi energi serta kerja sama kawasan.

Mengawali pertemuan, Jokowi membahas kerja sama ekonomi kedua negara yang masih memiliki potensi besar untuk ditingkatkan, dengan tar­get Rp 40 triliun pada 2024.

Jokowi mengajak Ardern mendorong implementasi Ren­cana Aksi Kemitraan Kompre­hensif Indonesia-Selandia Baru. Khususnya untuk meningkatkan perdagangan.

Eks Wali Kota Solo itu juga mengapresiasi pembukaan penerbangan langsung dari Selan­dia Baru ke Bali oleh Maskapai Air New Zealand.

Baca juga : Jokowi Rayu Hong Kong Investasi Di IKN

“Kita perlu dorong akses pasar bagi perdagangan kedua negara. Khususnya pada komoditas perta­nian, mineral, besi dan baja, plastik serta kerja sama bidang pertanian dan sertifikasi halal,” ucap Jokowi dalam keterangan Kemenko Per­ekonomian, kemarin.

Terkait isu transisi energi, Jokowi juga mengundang pebis-nis Negeri Kiwi bekerja sama memanfaatkan potensi cadangan panas bumi di Indonesia.

Upaya ini bagian dari langkah Pemerintah mendorong transisi energi nasional. Kolaborasi da­pat dilakukan melalui investasi pengembangan energi panas bumi serta kerja sama antara institusi Selandia Baru dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia.

Dalam isu kerja sama ka­wasan, kedua pemimpin juga membahas perkembangan dina­mika kawasan di Indo-Pasifik.

Baca juga : Jokowi Rayu PM Australia, Untuk Kerja Sama Baterai Mobil Listrik Di Indonesia

Pada kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan rencana Keketuaan Indonesia di ASEAN pada 2023 yang akan mengambil tema ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.

Mantan Gubernur DKIJakarta ini menegaskan, komitmen In­donesia untuk memanfaatkan momentum Keketuaan ASEAN tahun 2023, untuk meningkatkan engagement ASEAN dengan negara-negara Pasifik.

“Saya ingin Selandia Baru menjadi jembatan penghubung kemitraan antara ASEAN dan Pasifik di kawasan Indo-Pasifik,” pinta Jokowi.

Jacinda Ardern menyampai­kan selamat kepada Indonesia sebagai pemegang Keketuaan ASEAN tahun 2023, dan siap mendukung Indonesia.

Baca juga : Bertemu Presiden Dewan Eropa, Jokowi Bahas Krisis Pangan Dan Energi

Ardern berharap, kerja sama antara ASEAN dan Pasifik dapat difokuskan untuk mendukung upaya negara-negara Pasifik menghadapi perubahan iklim.

Sebelumnya, pada Kamis (17/11), Airlangga Hartarto memimpin Delegasi Indonesia da­lam sesi Working Lunch pada Per­temuan Tingkat Menteri APEC.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.