Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menteri Erick Angkat Christine Hutabarat Jadi Dirut Hotel Indonesia Natour

Jumat, 25 November 2022 19:18 WIB
Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Christine Hutabarat. (Foto: Ist)
Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Christine Hutabarat. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian BUMN merombak direksi PT Hotel Indonesia Natour (HIN). Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Christine Hutabarat menjadi Direktur Utama HIN menggantikan Iswandi Said.

Dengan perombakan ini, maka jajaran direksi HIN terdiri dari Direktur Utama, Christine Hutabarat; Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM, Indomora Harahap; Direktur Pengembangan Usaha, Dwianto Eko Winaryo; dan Direktur Operasi dan Portopolio Bisnis, M Ariadevi Hermaini.

Berita Terkait : Menteri Basuki, Daendels Baru Indonesia...

Sebelum menjabat sebagai Dirut, Christine menjabat Direktur Pengembangan Bisnis HIN. Sebelum bergabung dengan HIN, Christine menjabat Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Christine menyelesaikan pendidilan S1 di Universitas Kristen Indonesia, Jakarta dengan jurusan sarjana Sasta Inggris. Ia kemudian mengambil Magister Keuangan dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Dia juga Doktor Administrasi Bisnis dari Universitas Brawijaya, Malang dengan lulus cum laude.

Berita Terkait : Tingkatkan Kerja Sama, Presiden Emirat Arab Puji Potensi Indonesia

Sebelum menjabat sebagai Direktur Pelayanan dan Fasilitas ASDP, Christine memulai karir sebagai Marketing & Sales di PT Astra International Tbk-BMW selama 7 tahun.

Selain itu, Ia berkarir sebagai Investor Relation Manager di PT Citra Kebun Raya Asri Tbk pada periode 2007 hingga 2008 dan sebagai Property Manager di PT Cozmo International.

Berita Terkait : Muchlas Rowi Sebut Karate Tradisional Indonesia Catat Sejarah Baru

Setelah berkiprah di swasta, Christine masuk ke dalam birokrasi BUMN sebagai Kepala Biro Pengembangan Usaha ASDP pada periode 2009 hingga 2010, dilanjutkan dengan posisi Sekretaris Perusahaan pada periode 2010-hingga 2017. Lalu dia diangkat menjadi Direktur ASDP Indonesia Ferry.