Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Startup lokal pembayaran tagihan online, Ayopop melakukan kerja sama strategis LinkAja untuk mengembangkan ekosistem digital di Indonesia.
“Ayopop dan LinkAja memiliki ambisi yang sama untuk terus mengembangkan ekosistem digital dan memperluas Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) di Indonesia. Ini adalah DNA dari kerjasama ini,” ujar Direktur Ayopop, Chiragh di Jakarta, seperti ditulis Jumat (9/8).
Baca juga : Jadi Kota Modern, Telkom Ajak Rakyat Kalimantan Manfaatkan Digitalisasi
Ayopop Open API yang baru saja diluncurkan merupakan sebuah inisiatif baru untuk membuka akses ke lebih dari 1000 produk/tagihan yang saat ini dimiliki kepada mitra. LinkAja adalah mitra pertama untuk AyopopOpen API.Saat ini ada 33 mitra lainnya dalam proses signing.
Sejak Bank Indonesia (BI) meluncurkan Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) pada Agustus 2014, terjadi pergeseran transaksi tunai ke non-tunai yang cukup signifikan di Indonesia. Menurut data dari Bank Indonesia tahun 2019, setidaknya terdapat Rp 56,1 triliun uang yang dipertukarkan dalam transaksi elektronik sepanjang Januari-Juni dengan frekuensi transaksi 2,26 miliar. Angka ini melonjak 171 persen pada rentang yang sama tahun lalu.
Baca juga : Gempa Banten, Layanan Telkomsel Normal
"Dengan membawa motto dari Indonesia untuk Indonesia, kami berharap LinkAja dapat memberikan akses layanan keuangan yang efisien kepada seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, serta membantu meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia hingga 75 persen pada akhir tahun 2019 sesuai target pemerintah. Kami pun menyambut baik kerja sama dengan Ayopop untuk memperkaya jumlah produk tagihan dan kegunaan LinkAja kepada para pengguna," ujar CEO LinkAja, Danu Wicaksana.
Ayopop pertama kali diluncurkan tahun 2016 sebagai aplikasi pembayaran tagihan. Saat ini Ayopop menjadi aggregator pembayaran tagihan online terbesar di Indonesia dengan 1000 tagihan/produk yang tersedia. Misi Ayopop adalah mengubah pembayaran tagihan dengan uang tunai menjadi online dengan pendekatan teknologi dan kerjasama. Beberapa sektor yang menjadi fokus adalah residensial dan institusi pendidikan.
Baca juga : Pengusaha Kembangkan Platform Ekonomi Digital
Guna memperluas ekosistem pembayaran tagihan online dengan lebih mudah, Ayopop mengembangkan Ayopop Smart Dashboardsebagai solusi digitalisasi untuk Usaha Kecil Menengah serta untuk pembayaran tagihan kos-kosan dan institusi Pendidikan, baik sekolah maupun universitas di seluruh Indonesia. Dashboard ini membantu pemilik bisnis dan juga pelanggan tidak hanya dalam hal pembayaran, tapi juga dilengkapi dengan berbagai fitur, seperti pengingat tagihan.
“Dalam tiga tahun terakhir Ayopop telah memfasilitasi pembayaran tagihan untuk lebih dari 5 juta masyarakat Indonesia. Kami sangat senang dapat berbagi teknologi dengan mitra terpilih yang ingin mengintegrasikan pembayaran tagihan ke ekosistem mereka,” ujar Chiragh. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya