Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Muluskan Target Nol Emisi
Di Depan Menteri ESDM, CEO Hitachi Energy Tegaskan Dukungan Untuk Transisi Energi Di Indonesia
Jumat, 20 Januari 2023 22:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah merampungkan agenda kegiatan di World Economic Forum (WEF) 2023 di Davos, Swiss, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menuju Zurich. Ditempuh dengan dua jam perjalanan dari Davos.
Di kota terbesar di Swiss, yang juga menjadi pusat kota finansial, Menteri Arifin mengunjungi kantor pusat Hitachi Energy. Dia diterima langsung oleh CEO Hitachi Energy Claudio Facchini.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Arifin menjelaskan proses dan linimasa transisi energi di Indonesia. Termasuk The Just Energy Transition Partnership (JETP), sebuah proyek kolaborasi Indonesia dengan mitra internasional untuk mendukung pengembangan dan implementasi energi terbarukan.
Dalam kesempatan ini, Menteri ESDM didampingi Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana, Koordinator Kerjasama Regional dan Multilateral Awang Riyadi dan Koordinator Rencana dan Laporan EBTKE Havidh Nazif.
Baca juga : Hadiri Pertemuan IRENA, Menteri ESDM Bicara Keberlanjutan Transisi Energi Global
Menteri ESDM lantas diajak berkeliling ke pabrik Generator Circuit Breaker (GCB), alat penting dan krusial untuk melindungi potensi terhentinya operasi pembangkit listrik.
Pabriknya bersih, rapi. Tak terlihat banyak orang, karena sistem produksi sudah terdigitalisasi.
Hitachi Energy merupakan salah satu dari pelaku bisnis teknologi global yang sudah berusia 250 tahunan, dan mempekerjakan 36 ribu karyawan di seluruh dunia. Tersebar di 90 negara, termasuk Indonesia.
Perusahaan ini bergerak di bidang penyediaan peralatan untuk pembangkit listrik, industri dan infrastruktur yang memenuhi kebutuhan lengkap dalam rantai pasok penyediaan tenaga listrik.
Baca juga : Pesan Natal Menteri Siti : Kita Bangkit Dan Berkarya Untuk Indonesia Maju
Termasuk untuk kebutuhan mobilitas berkelanjutan, kota pintar, penyimpanan energi dan pusat data.
Di Indonesia, kegiatan operasional Hitachi Energy dimulai, sejak PT ABB Power Grids Indonesia secara resmi mengubah nama menjadi PT Hitachi Sakti Energy Indonesia pada tanggal 30 November 2021.
Salah satu proyek terkini di Indonesia adalah dukungan saat berlangsungnya Pertemuan Puncak G20 di Bali, pertengahan November 2022.
Hitachi Energy Microgrid Power mendukung kemampuan Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengamankan kenaikan 20 persen penggunaan listrik di Area Nusa Penida, Bali.
Baca juga : Ratusan Warga Cimahi Dan Bukittinggi Deklarasi Dukungan Untuk Sandiaga Uno
Pemanfaatan microgrid dilakukan lewat anak perusahaan PLN, PT Indonesia Power. Juga dengan prinsip energi berkelanjutan untuk mendukung agenda energi transisi Indonesia.
"Kami siap mendukung Indonesia dalam proses energi transisi dan net zero emission," tandas Claudio Facchini. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya