Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pasarkan Produk UKM Di Swiss, Kadin Gandeng Pasar Indonesia

Rabu, 25 Januari 2023 11:58 WIB
Peresmian pendirian Indonesia Trading House (ITH) di toko Pasar Indonesia, Aargau, Swiss. (Foto: Istimewa)
Peresmian pendirian Indonesia Trading House (ITH) di toko Pasar Indonesia, Aargau, Swiss. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman Hadad bersama dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyaksikan peresmian pendirian Indonesia Trading House (ITH) di toko Pasar Indonesia, Aargau, Swiss.

Peresmian dihadiri juga oleh Wakil Ketua Umum Koordinator l Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi yang mewakili Kadin Indonesia dan Atase Perdagangan RI Jenewa.

Sementara itu, dari pihak Kadin Indonesia hadir pula ketua Komite Bilateral Swiss Kadin Indonesia Francis Wanandi dan Ronald Bonia dari Kadinda Papua. Hadir juga pemilik Pasar Indonesia AG Catharina Oehler.

Muliaman mengatakan, ITH diharapkan dapat menjadi pintu masuknya produk-produk Indonesia, baik produk makanan dan non makanan, ke pasar Swiss dan pasar Eropa.

Berita Terkait : Dubes Muliaman Genjot Produk UMKM RI Ke Pasar Eropa

"Indonesia harus memanfaatkan Swiss sebagai Hub untuk pintu produk Indonesia ke pasar Eropa, sebagai implementasi dari perjanjian Indonesia-EFTA CEPA," ujar Muliaman, Rabu (25/1).

Wakil Ketua Umum Koordinator l Kadin Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, ITH Swiss ini merupakan kerja sama Kadin dengan diaspora yang pertama di Eropa dan akan di replikasikan ke berbagai negara.

"Peresmian ITH ini merupakan bukti keberhasilan dari kolaborasi Kadin dengan mitra di Swiss (Pasar Indonesia AG). Kami mengapresiasi dukungan dari KBRI Bern dan Kementerian Perdagangan. Kami akan terus mendukung upaya kemajuan dan peningkatan perdagangan Indonesia untuk tembus pasar Eropa," tegasnya.

"Kami juga memahami perhatian utama para diaspora Indonesia akan tingginya biaya logistik, semoga kita bisa cari solusi bersama terkait isu logistik dimaksud," sambungnya.

Berita Terkait : Pembakaran Alquran Di Swedia, Bu Retno Bersuaralah

Dalam peresmian ITH, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi atas upaya pendirian ITH di Swiss, terutama untuk peluang masuknya produk-produk UMKM Indonesia ke pasar luar negeri, khususnya Eropa.

"Saya kira sekarang dengan dukungan teknologi akan cukup mudah membantu penjualan produk-produk Indonesia lewat jaringan diaspora, asal ada partner yang menyediakan warehousenya," jelasnya.

Teten juga memberikan perhatian terhadap pemanfaatan market platform atau marketplace untuk pemasaran produk-produk UMKM Indonesia serta keterhubungannya dengan jejaring ITH, diaspora Indonesia, dan para pelaku pasar di luar negeri.

"Mudah-mudahan ini bisa direplikasi di berbagai tempat karena sekarang ini produk UMKM juga sudah berkualitas untuk dapat memenuhi standar internasional," ucapnya.

Berita Terkait : Srikandi Ganjar Gandeng PMI Lebak Untuk Gelar Donor Darah

Untuk diketahui, ITH merupakan tindak lanjut kerja sama yang dilakukan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid di sela perhelatan World Economic Forum (WEF) bertempat di Indonesia Pavilion pada 24 Mei 2022 lalu. ■