Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bahlil Ditarget Jokowi Rp 1.400 Triliun
Berburu Investor Di Tengah Resesi & Hiruk Pikuk Politik
Kamis, 26 Januari 2023 06:45 WIB
Sebelumnya
Namun begitu, ia menyebut, Pemerintah harus melakukan berbagai pembenahan agar bisa bersaing dengan sejumlah negara dalam meningkatkan minat investor ke Indonesia.
“Pemerintah harus banyak memberikan kemudahan dalam mengurus perizinan. Oleh karena itu, Pemerintah harus lebih mengoptimalkan kinerja Online Single Submission (OSS) agar dapat mencapai sistem ideal bagi investor untuk melakukan investasi di Indonesia,” tegasnya.
Baca juga : Kaesang Mau Juga Jadi Makhluk Politik
Sementara, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Rizal Taufikurahman menilai, untuk mencapai target realisasi investasi Rp 1.400 triliun bukan hal yang mudah.
“Di tahun politik ini, Penanaman Modal Asing (PMA) pasti wait and see, karena mereka hati-hati dalam menanamkan modalnya. Pastinya mereka lihat stabilitas politik dan keamanan sebelum berinvestasi,” kata Rizal kepada wartawan di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Bos OJK Pede Pasar Investasi RI Kinclong
Investasi, lanjut Rizal, bisa meningkat justru dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Sebab, mereka banyak mengambil momentum tahun politik. Di mana biasanya konsumsi masyarakat bakal meningkat di tahun politik.
“Seperti pengusaha tekstil, percetakan, makanan dan bahan pangan, biasanya mereka akan tambah modal karena pesanan akan meningkat di tahun politik,” pungkasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya