Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Nilai Transaksi Capai Puluhan Miliar
Top, Pasar Digital Sukses Dorong UMKM Naik Kelas
Jumat, 27 Januari 2023 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Program Pasar Digital (PaDI) sukses mendongkrak Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) naik kelas. Nilai transaksi dalam ekosistem tersebut mencapai puluhan miliar.
PaDI merupakan inisiasi Kementerian BUMN di dalam mendukung UMKM. Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan, program tersebut adalah salah satu sarana yang mengarahkan bisnis UMKM pada kepastian dan keberlanjutan usaha. Hingga saat ini, sebanyak 40 ribu UMKM sudah bergabung dalam Program Pasar Digital UMKM.
Erick menyebutkan, bersama 92 perusahaan dan anak perusahaan, BUMN sudah menyalurkan pembiayaan untuk UMKM sebesar Rp 24,4 triliun sepanjang tahun 2022.
Baca juga : Telkom Raup Transaksi Lebih Dari Rp 30 Miliar Di PaDi UMKM
“Target tahun ini, Insya Allah mencapai Rp 50 triliun,” ujar Erick dalam acara BRI Microfinance Outlook 2023, bertema ”Financial Inclusion and ESG: The Road to Equitable Economic Prosperity, di Jakarta, kemarin.
Menurut mantan bos Inter Milan ini, Program PaDI menghindarkan BUMN bersikap sebagai menara gading yang tinggi menjulang.
“PaDI UMKM menjaga (BUMN), agar dapat membantu perjalanan kita menuju Indonesia yang merdeka dan berdaulat,” tuturnya.
Baca juga : Kominfo Minta Platform Digital Take Down Konten Mengemis Online
Di samping itu, Erick mengaku, lega dan gembira karena pembicaraan mengenai inklusi keuangan kini semakin mengarah dan menajam kepada UMKM. Hal ini penting karena UMKM merupakan arena kehidupan rakyat, perekonomian masyarakat dan arena untuk mempercayakan harapan besar kala bertahan dengan usaha sendiri.
Untuk memperkuat inklusi keuangan UMKM, Erick menekankan, peran BRI sebagai Holding Keuangan Ultra Mikro (Umi), sangat dibutuhkan. Sebab, sejak awal BRI telah konsisten berfokus pada pengembangan perekonomian dan keuangan rakyat.
“Terutama menjalankan target dalam menyalurkan pembiayaan dan pendampingan. BRI berhasil mengintegrasikan 34 juta nasabah, dari target 50 juta nasabah melalui Holding Ultra Mikro,” kata Erick.
Baca juga : KPK Panggil Eks Menkop UKM Syarif Hasan
Erick merinci ke-34 juta nasabah holding ultra mikro. Yakni, 14 juta adalah nasabah mikro BRI, 6,8 juta nasabah mikro PT Pegadaian dan 13 juta nasabah PNM Mekaar.
Khusus untuk PNM Mekaar, kata Erick, sudah menyalurkan Rp 156,79 triliun. Hal ini secara khusus meningkatkan talenta, serta kemampuan Ibu-ibu Preneur dan perempuan Indonesia dalam berusaha.
“Ini wujud kemajuan yang memiliki harapan ketika kita bicara mengenai inklusi keuangan. Maka dari itu, kita harus lebih memastikan program-program inklusif yang mendorong UMKM naik kelas, dapat berjalan berkelanjutan,” tegasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya