Dark/Light Mode

Dukung Penerapan Digitalisasi BUMDesa

Dagangan Jalin Kemitraan Strategis dengan Kementerian Desa PDTT

Kamis, 2 Februari 2023 17:28 WIB
Bupati Kabupaten Bintan Roby Kurniawan, CEO & Co-Founder Dagangan Ryan Manafe, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa DT dan Transmigrasi Harlina Sulistiyorini, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, dan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad. (Foto: Ist)
Bupati Kabupaten Bintan Roby Kurniawan, CEO & Co-Founder Dagangan Ryan Manafe, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa DT dan Transmigrasi Harlina Sulistiyorini, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, dan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dagangan, startup rural ecommerce menjalin kerja sama dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk mendukung BUMDesa menjangkau pasar yang lebih luas melalui ekosistem digital.

Melalui kemitraan ini, Dagangan turut serta dalam penyelenggaraan Bazaar Hari BUMdes dengan menyediakan lebih dari 50 booth yang berisi produk dan usaha dari masing-masing provinsi di Indonesia.

Sejalan dengan dampak positif yang ingin diberikan, Dagangan dan Kemendes PDTT ingin mendukung BUMDesa agar produk BUMDesa dapat mengakses jaringan di luar desa hingga ke seluruh Indonesia.

Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) telah ditandatangani oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Dagangan.

Baca juga : Santri Dukung Ganjar Realisasikan Bantuan Hadrah Untuk Majelis Taklim Di Jaksel

Dagangan akan menyediakan akses pasar lebih luas hingga ke seluruh Indonesia melalui aplikasi Dagangan serta platform lokapasar.

Kolaborasi Dagangan dengan Kemendes PDTT rencananya akan dilakukan pertama di Jawa Tengah dan terus membuka peluang untuk diperluas ke wilayah lainnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Desa PDTT Taufik Madjid menyampaikan apresiasinya terhadap Dagangan.

"Saya mengapresiasi kontribusi yang diberikan Dagangan dalam membantu pemerintah meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa dan penjualan produk BUMDesa melalui jangkauan pasar yang lebih luas," tuturnya.

Baca juga : BPIP Dorong Penerapan Pancasila Dalam Tata Kelola Pemerintahan

Dia menyatakan, permasalahan pengembangan ekonomi di desa salah satunya adalah kurang memiliki akses pasar dan nilai tawar yang rendah.

Dengan adanya kontribusi dari pihak swasta seperti Dagangan untuk menyediakan ekosistem digital kepada para BUMDesa ini, dia berharap mereka bisa bertahan bahkan menjadikan kolaborasi ini sebagai dorongan untuk mengembangkan usaha mereka.

"Sehingga BUMDesa memiliki kekuatan yang sangat besar dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat desa," bebernya.

CEO & Co-Founder Dagangan Ryan Manafe menyatakan, sejalan dengan misi perusahaan, Dagangan terus berkomitmen untuk mendukung upaya yang dilakukan Kemendes PDTT dalam memastikan BUMDesa untuk terbuka dan mulai menerapkan digitalisasi.

Baca juga : Teken Kesepakatan Migas Dengan China, Taliban Miliki Kemitraan 20 Persen

Sehingga ke depannya, produk asli kebanggaan desa memiliki akses pasar yang lebih luas dan mereka bisa terus bertahan di masa sulit ini.

"Produk BUMDesa memiliki peran penting dalam ekonomi Indonesia dan Dagangan akan terus berupaya untuk membantu Kemendes PDTT dalam menyediakan platform digital yang optimal sekaligus memastikan BUM Desa mendapatkan keuntungan lebih sehingga meningkatkan taraf hidup masyarakat desa," bebernya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.