Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ongkos Produksi Naik, Pemerintah Mau Kerek Harga Mobil LCGC
Selasa, 21 Februari 2023 22:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memberikan kode dalam waktu dekat akan melakukan penyesuaian harga mobil murah ramah lingkungan alias LCGC. Kenaikan sekitar 5 persen.
“Saya umumkan di sini ancer-ancer penyesuaian harga LCGC adalah lima persen. Ini pertama kali saya bicara di publik. Ini momen yang saya tunggu saya bicara di Toyota,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat melepas ekspor Toyota Innova Zenix di Karawang, Selasa (21/2).
Menurut Agus, pihaknya memahami jika harga LCGC memang harus disesuaikan. Pasalnya cost production dari bahan baku ada kenaikan. Begitu juga biaya logistik.
Baca juga : Pemerintah Siapkan Jurus Tekan Inflasi
“Bukan menaikkan harga, bahasa saya adalah penyesuaian harga LCGC,” ujar Agus.
Menurutnya, penyesuaian harga ini harus dihitung betul. Yang pasti yang menjadi komponen perhitungan adalah daya beli masyarakat. Lalu inflasi.
“Inflasi sangat penting. Kenaikan tidak boleh lebih dari inflasi. Penyesuaian LCGC tak boleh di atas inflasi,” kata Agus.
Baca juga : Kembangkan Produk Baja, Krakatau Steel Gaet ITSĀ
Dia berharap, dengan penyesuaian harga LCGC, industri otomotif bisa melakukan inovasi membuat produk-produk yang ramah lingkungan.
Apa tanggapan Toyota soal rencana penyesuaian harga tersebut? Direktur Operasional Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam mengatakan, penyesuaian 5 persen masih dalam batas wajar mengingat adanya kenaikan bahan baku.
"Kalau dilihat dari kenaikan-kenaikan yang terjadi wajar. Karena beberapa tahun terakhir beberapa komponen (harganya) naik luar biasa. Komoditi naik, seperti karet naik, nikel naik, besi naik," kata Bob.
Baca juga : Ganjar Edarkan Benih Unggulan Jateng
Berdasarkan hitungan Bob, penyesuaian 5 persen juga diklaim tidak akan terlalu membebani konsumen yang menginginkan kendaraan LCGC.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya