Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
PPKM Dicabut
Pengusaha Mall Targetkan Jumlah Pengunjung Naik 100 Persen
Kamis, 23 Februari 2023 15:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja menargetkan, tingkat kunjungan pusat perbelanjaan atau mal di Indonesia pada 2023 lebih dari 100 persen menyusul dicabutnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
“Tingkat okupansi sudah meningkat juga pada 2020 rata-rata kunjungan nasional hanya 50 persen, tahun 2021 menjadi 60 persen dan tahun lalu 70 sampai 80 persen. Tahun 2023 targetnya lebih dari 100 persen, paling tidak seperti sebelum pandemi,” ujarnya dikutip dari Antara di Jakarta, Kamis (23/2).
Baca juga : DPR Dukung Inovasi Pertanian
Ia mengatakan, saat pandemi menerpa, tingkat okupansi pusat perbelanjaan sempat menurun cukup dalam yakni hampir 20 persen. Kemudian, lanjut dia, setelah pencabutan PPKM durasi masyarakat berkunjung ke mal juga meningkat menjadi 2-3 jam, setelah sebelumnya saat pandemi waktu kunjungan hanya 1 jam paling lama.
“Orang nggak mau lama-lama. Datang belanja, pulang lagi untuk kurangi risiko (tertular Covid-19). Tapi sekarang meningkat lebih dari 2 jam, bioskop ramai, coffe shop penuh, ini cukup menggembirakan,”paparnya.
Baca juga : PPKM Dicabut, Kemenkes Ungkap Penularan Covid-19 Tetap Terkendali
Dari sisi lain, ia turut mengungkapkan capaian positif lainnya, yakni keanggotaan APPBI meningkat selama pandemi, yang sebelumnya kurang lebih 326 kini meningkat hampir 400. Menurutnya, hal ini didorong adanya arahan dari Menteri Perdagangan sebelumnya yakni Muhammad Lutfi yang meminta APPBI mengkoordinasikan pelaksanaan akses Peduli Lindungi di mall.
“Itulah makanya banyak yang tiba-tiba menjadi anggota untuk dapatkan akses Peduli Lindungi,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya