Dark/Light Mode

KAI Manfaatkan PMN Untuk Selesaikan Proyek Kereta Cepat Dan LRT

Selasa, 4 April 2023 16:40 WIB
Pekerja menyelesaikan pembanguan rel kereta cepat Jakarta Bandung. (Foto: Ist)
Pekerja menyelesaikan pembanguan rel kereta cepat Jakarta Bandung. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Peresmian operasional Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dan LRT Jabodebek akan dilakukan pada Agustus 2023. Peresmian ini sebagai kado bagi Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo mengatakan, sebagai BUMN yang mendapat penugasan dari pemerintah untuk menyelesaikan KCJB dan LRT Jabodebek, akan memastikan penyelesaian kedua Proyek Strategis Nasional tersebut agar dapat dinikmati masyarakat.

Menurut dia, KAI telah mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang bersumber dari APBN tahun 2021 sebesar Rp 6,9 triliun untuk pembangunan KCJB dan LRT Jabodebek serta penambahan PMN yang bersumber dari APBN 2022 sebesar Rp 3,2 triliun untuk memperkuat perusahaan dalam menyelesaikan proyek KCJB.

Baca juga : Ini Keuntungan Mudik Naik Kereta Api, Salah Satunya Bebas Macet

“KAI berkomitmen mengelola PMN secara akuntabel dan transparan yang ditujukan bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat,” kata Didiek.

Saat ini, seluruh jalur ganda KCJB sepanjang 142,3 km telah terpasang rel. Proses peletakan rel atau track laying dilakukan selama 12 bulan sejak 20 April 2022. 

Adapun rel yang dipasang adalah khusus untuk kereta api cepat yaitu rel tipe R60 sepanjang 500 meter yang disambungkan dengan metode flash butt welding. Dengan metode tersebut, sambungan antar rel akan terasa mulus sehingga perjalanan KCJB semakin nyaman karena minim guncangan.

Baca juga : Gandeng Pegadaian Peduli, Intani Gelar Pelatihan Pertanian Organik

Progres konstruksi KCJB saat ini telah mencapai 86 persen sesuai hasil verifikasi para konsultan. Saat ini pembangunan stasiun yang sebagian besar sudah di atas 90 persen akan terus dikebut menjelang operasional KCJB. 

Setelah itu, akan dilakukan fine adjustment sambil paralel listrik aliran atas juga akan terpasang seluruhnya. Nantinya ditargetkan pada 1 Mei akan dilakukan Comissioning Test dan paralel diajukan sertifikasi laik operasinya oleh Kementerian Perhubungan. 

Progres LRT

Baca juga : OMG Kaltim Bawa Bantuan Untuk Peternak Ikan Keramba Kutai Kertanegara

Sementara, progres LRT Jabodebek per 22 Maret 2022 telah mencapai 90,89 persen. Saat ini, KAI dan stakeholder terus melakukan uji coba carousel test dimana beberapa rangkaian LRT Jabodebek diuji coba bersamaan secara otomatis tanpa masinis. Corousel test ini merupakan gambaran pengoperasian LRT Jabodebek saat beroperasi nanti. 

Selain itu, KAI terus berupaya memenuhi kebutuhan SDM untuk LRT Jabodebek yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan, antara lain melalui pelaksanaan sejumlah pelatihan dan sertifikasi bagi awak sarana dan prasarana, serta mempersiapkan petugas pelayanan, pengamanan, dan unit pendukung lainnya. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan menghadiri Peresmian Penyelesaian Pemasangan Rel KCJB di Stasiun KCJB Halim, Jumat (31/3). Pada rangkaian kegiatan tersebut, Menko Luhut juga melakukan kunjungan kerja pada proyek LRT Jabodebek dari Stasiun LRT Halim menuju Stasiun LRT Dukuh Atas. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.