Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Di Tengah Pengeboran Yang Masif, SKK Migas Prioritaskan HSE
Rabu, 5 April 2023 20:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah mencanangkan tahun 2023 sebagai tahun produksi migas nasional memasuki fase incline.
Tekad tersebut didukung dengan investasi yang masif mencapai US$ 15,5 miliar dan program yang agresif.
Baca juga : Di Tengah Tantangan Sektor Tambang, Inovasi Jadi Jurus PTAR Tetap Tumbuh
Salah satunya, pengeboran sumur pengembangan 2023 yang ditargetkan sebanyak 991 sumur atau lebih tinggi 30,4 persen dibandingkan realisasi pengeboran sumur tahun lalu.
Sebagai industri dengan risiko tinggi, health safety & environment (HSE) menjadi prioritas di industri hulu migas, sehingga SKK Migas senantiasa memberikan perhatian dan pengawasan yang melekat dalam penerapan HSE di industri migas nasional.
Baca juga : Teten & Zulhas Bolehkan Pedagang Baju Bekas Impor Habiskan Stok
Investasi hulu migas akan banyak terserap pada kegiatan pengeboran dengan porsi terbesar. SKK Migas memberikan perhatian khusus dan melakukan pengawasan yang ketat dalam pelaksanaan kegiatan pengeboran.
"Kami menekankan agar semua orang harus mempunyai self awareness yang tinggi terhadap safety dan menjadikan safety tidak hanya sebagai priority tetapi sebagai value,” kata Deputi Eksploitasi SKK Migas Wahju Wibowo, Rabu (5/4).
Baca juga : Aswin Yanuar, Pengusaha Muda Yang Bikin PT Maswindo Bumi Mas Kembali Pulih
Wahyu menekankan bahwa keselamatan kerja atau safety bagi pekerja di industri hulu migas memiliki nilai yang sangat tinggi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya